ISSUE.CO.ID,PAMEKASAN — Tak ada sekat antara seragam loreng dan pakaian warga. Di Dusun Kotalon, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, prajurit TNI dan masyarakat membaur dalam kerja gotong royong membangun saluran drainase.
Pembangunan drainase sepanjang 110 meter, lebar 30 sentimeter, dan tinggi 60 sentimeter itu menjadi salah satu sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130.
Di tengah pekerjaan, keakraban prajurit dan warga terlihat begitu alami. Mereka bekerja berdampingan, saling membantu, dan sesekali bercengkerama. Tak tampak jarak antara tentara dan rakyat. Yang terlihat hanyalah semangat bersama menyelesaikan pekerjaan untuk kepentingan desa.
Samsul Ma’arif, tokoh masyarakat Dusun Kotalon, menjadi salah satu sosok yang menyaksikan kebersamaan tersebut.
”Saya selaku tokoh masyarakat, sangat berterima kasih banyak kepada Bapak TNI, yang datang ke Desa Jarin untuk membangun desa kami, ” kata Samsul.
Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat memperlihatkan bahwa pembangunan desa bukan semata urusan infrastruktur, melainkan juga ruang untuk mempererat hubungan sosial.
Drainase yang dibangun diharapkan mampu memperlancar aliran air dan mengurangi potensi genangan, terutama ketika musim hujan tiba.
Namun, di balik susunan material dan pekerjaan konstruksi itu, tersimpan cerita lain: tentang kebersamaan yang tumbuh melalui kerja nyata.
Program TMMD ke-130 di Desa Jarin bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik. Kehadiran prajurit di tengah warga sekaligus menghidupkan kembali semangat gotong royong yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pedesaan. (Pendim0826)













