ISSUE.CO.ID, KARYA TULIS. Teknik STAR adalah metode praktis yang digunakan untuk menghadapi emosi negatif dengan cara yang terinspirasi dari stoisisme. Teknik ini bertujuan untuk membuat seseorang lebih pintar dalam mengendalikan diri dan berpikir rasional dalam menghadapi setiap tantangan. Teknik STAR merupakan teknik yang populer dalam buku Filosofi Teras : Paduan Hidup Bahagia ala Stoikisme karya Henry Manampiring.
S-T-A-R adalah akronim dari kata ;
S (Stop): Berhenti sejenak. Jangan langsung bereaksi.
T (Take a deep breath): Tarik napas dalam-dalam untuk menenangkan diri.
A (Assess): Tanyakan pada diri sendiri, “Kenapa saya merasa seperti ini?” dan “Apa reaksi saya ini masuk akal?”
R (Respond): Setelah berpikir sejenak, respon dengan cara yang lebih bijaksana.
Langsung ke contoh sederhananya, bayangkan kita di undang dalam pesta reuni besar, seluruh teman kita hadir di pesta itu. Tiba tiba ada teman julid yang dengan rese nya mengomentari hidup kita, misal “Kamu belum kerja? Belum nikah juga? ” Atau “Ih bajunya norak banget! Ga zaman!”
Coba kita terapkan teknik tadi.
- S (Stop) Berenti sejenak. Harap tahan sejenak, Jangan langsung marah walaupun tangan kita gatel buat nonjok dia.
- T (Take a deep breath) kita ambil nafas dalam dalam berulang kali untuk menenangkan diri dan mencoba sabar.
- A (Ask) tanyakan pada diri sendiri, “Kenapa saya harus marah?” Mungkin karena komentar julid dia yang ngeselin banget. “Apakah marah bisa menyelesaikan Masalah?” Tidak. Mungkin akan memperburuk situasi dan berakhir jambak-jambak an di tengah pesta.
- R(respond) putuskan dengan bijak tindakan kita. “Oh mungkin dia nggak bermaksud hina saya, mungkin dia reflek saja dan tidak sengaja bilang gitu. ” Dan kamu bisa mengalihkan perhatian kamu dengan hal lain, misal dengan menikmati musik atau makan makanan enak di pesta itu tanpa perlu berantem sama dia.
Teknik STAR memang tidak selalu cocok untuk semua situasi, namun bisa menjadi langkah awal untuk belajar mengelola emosi dengan lebih sehat. Sedikit demi sedikit, kita belajar untuk tidak dikuasai amarah, melainkan memilih kedamaian. Karena faktanya, banyak hubungan rusak, baik pertemanan maupun keluarga, bukan karena masalah besar, tetapi karena emosi yang tak terkendali.