Dr. Abdul Wasik Tekankan TCA Sebagai Ladang Insyaf dan Persiapan Alumni Sukorejo Hadapi Zaman

- Wartawan

Minggu, 24 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ISSUE, Situbondo — Kegiatan Tamhidiyah Calon Alumni (TCA) Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah (PPSS) Sukorejo tahun 2025 mendapat penekanan khusus dari Dr. Abdul Wasik, M.HI., selaku fasilitator utama. Menurutnya, TCA bukan sekadar forum pelepasan santri, melainkan momentum penting untuk memperdalam keilmuan, memperbaiki diri, hingga menjadi pintu taubatan nasuha sebelum resmi menyandang status alumni.

“TCA adalah ujung tombak keberhasilan santri sebelum menjadi alumni. Di sini ada kesempatan memperdalam pengalaman positif selama mondok, sekaligus ladang insyaf. Kalau selama ini ada kekhilafan atau kesalahan, maka inilah saat terbaik untuk memperbaikinya,” tegas Abdul Wasik saat menyampaikan materi, Sabtu (23/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung tiga hari, 23–25 Agustus 2025, di PPSS Al-As’adiyah, Blikiran, Situbondo, diikuti 984 santri putra dan putri. Sebagian besar peserta merupakan calon wisudawan perguruan tinggi dan pemegang amanah organisasi pesantren, mulai dari ketua kamar hingga ketua lembaga.

Menurut Abdul Wasik, pengalaman santri di pesantren — baik belajar, berorganisasi, maupun berkhidmah — merupakan bekal utama menghadapi kehidupan sosial di masyarakat. Karena itu, TCA dirancang sebagai ruang refleksi untuk mengingat kembali romantika mondok, sebelum santri dilepas menjadi alumni.

“Pesantren adalah miniatur masyarakat. Apa yang dialami santri di sini akan mereka hadapi juga di luar sana. Maka alumni dituntut untuk tetap menjaga nilai-nilai pesantren dalam setiap langkahnya,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Abdul Wasik juga menuturkan kebanggaannya dapat menyandang gelar doktor dan berkiprah di berbagai sektor lembaga pendidikan serta aktif di lingkungan Nahdlatul Ulama. Baginya, semua capaian itu tak lepas dari kesungguhan berproses di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo dan sambungan batin yang terus ia jaga dengan para masyaikh, asatidz, dan umana pesantren.

“Kalau hari ini saya bisa sampai di titik ini, itu murni karena doa, barokah, dan tempaan di Sukorejo. Ilmu dan pengalaman di pesantren menjadi pondasi utama yang saya bawa hingga kini,” ungkapnya penuh syukur.

Ia menegaskan, alumni Sukorejo bukan hanya diukur dari prestasi akademik atau jabatan yang diraih, melainkan dari kesetiaan menjaga nama baik almamater. Hal itu, menurutnya, sejalan dengan pesan para muassis Sukorejo, bahwa alumni sejati adalah mereka yang tetap berpegang teguh pada akhlak, ilmu, dan loyalitas meski dihadapkan dengan berbagai perbedaan kepentingan.

Melalui TCA, Abdul Wasik berharap lahir alumni yang tangguh, berintegritas, serta siap menghadapi tantangan zaman. “Kalau alumni tetap menjaga barokah pesantren, insyaAllah kiprah mereka di masyarakat akan membawa manfaat dan kemuliaan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Babinsa Palengaan Tak Mundur, Pengeboran Air Tembus Tanah Berbatuan
Bukan Sekadar Lomba, SMP Maarif 4 Pamekasan Tanamkan Nilai Sportivitas
Dari Bondowoso ke Istana Negara, Dua Generasi SMAN 1 Tenggarang Torehkan Kisah Berbeda
Loreng Sakera Membara di Yogyakarta, 2.500 Personel Siap Kawal Perayaan 81 Tahun Kemerdekaan RI
Dandim 0826/Pamekasan Jadi Irup Penurunan Bendera Merah Putih di Pendopo Agung Ronggo Sukowati
PSHT Jambesari Hadiri Upacara HUT RI ke-81, Ketua Ranting Tekankan Persatuan dan Nasionalisme
Dua Piala untuk Cindogo, Bukti Kekompakan Warga di Hari Kemerdekaan
SMPN 1 dan SMKN 1 Tamanan Kolaborasi Meriahkan HUT ke-81 RI Lewat Panggung Seni

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:05 WIB

Babinsa Palengaan Tak Mundur, Pengeboran Air Tembus Tanah Berbatuan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:41 WIB

Bukan Sekadar Lomba, SMP Maarif 4 Pamekasan Tanamkan Nilai Sportivitas

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Dari Bondowoso ke Istana Negara, Dua Generasi SMAN 1 Tenggarang Torehkan Kisah Berbeda

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:37 WIB

Loreng Sakera Membara di Yogyakarta, 2.500 Personel Siap Kawal Perayaan 81 Tahun Kemerdekaan RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:47 WIB

Dandim 0826/Pamekasan Jadi Irup Penurunan Bendera Merah Putih di Pendopo Agung Ronggo Sukowati

Berita Terbaru