Brave Pink & Hero Green: Simbol Solidaritas Baru di Media Sosial

- Wartawan

Rabu, 3 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


ISSUE-KARYA TULIS, Beberapa hari terakhir, media sosial dipenuhi dengan foto profil berwarna merah muda dan hijau. Ini bukan hanya sekedar estetika. Namun, sebuah gerakan solidaritas yang disebut Brave Pink dan Hero Green.

Simbol ini muncul di akhir Agustus 2025. Terinspirasi dari sosok seorang ibu dengan jilbab merah muda berdiri di hadapan pasukan polisi tanpa rasa takut. Keberaniannya membuat warna pink berubah. Warna yang identik dengan kelembutan berubah menjadi keberanian.

Di sisi lain, publik juga tersentuh oleh kabar meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang tertabrak kendaraan taktis. Saat ini warna hijau yang identik dengan jaket ojol digunakan sebagai simbol pengorbanan, dan disebut sebagai Hero Green.

Mengganti foto profil menjadi warna pink dan hijau, dianggap sebagai bentuk moral dan bentuk dukungan virtual tanpa harus berada di lokasi demo.

Simbol warna ini juga terhubung dengan gerakan 17 + 8. Tuntutan rakyat, yakni 17 tuntutan jangka pendek dan 8 tuntutan jangka panjang. Mulai dari tunjangan DPR hingga kekerasan aparat pada demonstran.

Siapapun bisa melakukan gerakan virtual ini dengan menggunakan generator online atau aplikasi desain untuk memberi efek duo tone pink dan hijau. Kode warna untuk brave pink adalah #f784c5 dan untuk Hero Green #1b602f.

Dibalik warna-warna itu ada cerita inspiratif. Seorang ibu yang berani melawan, seorang pengemudi ojol yang kehilangan masa depan dan ribuan rakyat yang ingin suaranya didengar suaranya.

Trend ini bukan hanya sebagai visual semata tetapi, makna solidaritas bisa lahir dari mana saja.

 

Sumber gambar : https://unsplash.com/id/foto/orang-duduk-di-lantai-putih-dan-biru-pada-siang-hari-cVUOACbvYXI?utm_content=creditShareLink&utm_medium=referral&utm_source=unsplash

Berita Terkait

Noe Letto Cicipi Kopi Endemik Bondowoso, Dorong Penguatan Ekosistem agar Tembus Pasar Dunia
Batik Tamanan Naik Panggung, Fashion Show Jadi Etalase Budaya dan UMKM Lokal
Kajian Nyonteng Kolbu’ Didorong Jadi Dasar Pengembangan Desa Budaya Sumberwringin
KHR Azaim Ibrahimy Serukan Hijrah Spiritual dan Kekuatan Dzikir di Hadapan Ribuan Jamaah Bondowoso
Menjaga Marwah Ulama di Tengah Kebebasan Media
HIMA PAI IAI At-Taqwa Gelar Maulid Nabi: Momentum Memetik Akhlak Rasulullah bagi Generasi Muda
Meriah! Mahasiswa PGMI IAI At-Taqwa Gelar Maulid Nabi di Desa Kajar, Warga Tumpah Ruah Hadiri Pengajian Akbar
Dr. Abdul Wasik Tekankan TCA Sebagai Ladang Insyaf dan Persiapan Alumni Sukorejo Hadapi Zaman

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Noe Letto Cicipi Kopi Endemik Bondowoso, Dorong Penguatan Ekosistem agar Tembus Pasar Dunia

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:19 WIB

Batik Tamanan Naik Panggung, Fashion Show Jadi Etalase Budaya dan UMKM Lokal

Senin, 29 Juni 2026 - 10:23 WIB

Kajian Nyonteng Kolbu’ Didorong Jadi Dasar Pengembangan Desa Budaya Sumberwringin

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:05 WIB

KHR Azaim Ibrahimy Serukan Hijrah Spiritual dan Kekuatan Dzikir di Hadapan Ribuan Jamaah Bondowoso

Selasa, 14 Oktober 2025 - 02:49 WIB

Menjaga Marwah Ulama di Tengah Kebebasan Media

Berita Terbaru

Berita

Babinsa Waru Turun Tangan, Bantu Warga Bangun Kamar Mandi

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:06 WIB