Ketua STAI Al-Utsmani: Tata Kelola dan Kepastian Hukum Penentu Kemajuan Ekonomi

- Wartawan

Selasa, 30 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Issue, Bondowoso – Ketua STAI Al-Utsmani Bondowoso, Dawimatus Sholihah, S.Pd., M.E., menegaskan bahwa tata kelola pemerintahan yang baik serta kepastian hukum merupakan dua faktor utama dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan mendorong kemajuan ekonomi Indonesia.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Seminar Nasional bertajuk “Penguatan Tata Kelola Pemerintahan dan Kepastian Hukum dalam Membangun Ketahanan Ekonomi Indonesia yang Inklusif dan Berkelanjutan” yang digelar di Ballroom Grand Padies Hotel Bondowoso, Selasa (30/6/2026).

Seminar tersebut juga menghadirkan Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Hj. Zeiniye, S.Ag., M.E. dan Dosen Universitas At-Taqwa Bondowoso Abdullah Yaqin, M.E., serta diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, dosen, dan akademisi di Bondowoso.

Dalam pemaparannya, Dawimatus menjelaskan bahwa kepastian hukum menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan investor sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi nasional. Menurutnya, reformasi regulasi perlu terus dilakukan agar mampu menciptakan sistem pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Kepastian hukum dan reformasi regulasi merupakan fondasi utama dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia. Dalam perspektif ekonomi syariah, kepastian hukum tidak hanya memberikan perlindungan bagi investor, tetapi juga menjamin tegaknya nilai keadilan (al-‘adalah), amanah, dan kemaslahatan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan, reformasi regulasi tidak cukup hanya dilakukan melalui perubahan aturan, tetapi juga harus diiringi penyederhanaan birokrasi, transparansi pelayanan publik, digitalisasi sistem pemerintahan, serta penguatan prinsip Good Governance.

Menurut Dawimatus, pembangunan ekonomi yang berkelanjutan hanya dapat diwujudkan apabila pemerintah, dunia usaha, dan perguruan tinggi mampu membangun kolaborasi yang saling menguatkan dalam menciptakan ekosistem investasi yang sehat dan kompetitif.

Sementara itu, Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Hj. Zeiniye, menilai tata kelola pemerintahan yang baik menjadi fondasi dalam menjaga stabilitas fiskal, meningkatkan investasi, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“Good Governance merupakan fondasi utama dalam menjaga investasi, stabilitas fiskal, ketahanan pangan, serta mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Di sisi lain, Dosen Universitas At-Taqwa Bondowoso, Abdullah Yaqin, menekankan bahwa sektor pertanian tetap menjadi penopang utama ketahanan ekonomi Indonesia. Menurutnya, penguatan sektor pertanian melalui modernisasi, hilirisasi, dan pemanfaatan teknologi menjadi langkah penting dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Sektor pertanian merupakan fondasi utama dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional. Selain berperan sebagai penyedia pangan, sektor ini juga menyerap tenaga kerja, menyediakan bahan baku industri, mendukung ekspor komoditas, serta menjadi penyangga ekonomi ketika terjadi krisis,” jelas Abdullah.

Melalui seminar tersebut, para peserta, khususnya mahasiswa, diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya sinergi antara tata kelola pemerintahan yang baik, kepastian hukum, dan penguatan sektor strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi Indonesia yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Berita Terkait

Babinsa Waru Turun Tangan, Bantu Warga Bangun Kamar Mandi
Noe Letto Cicipi Kopi Endemik Bondowoso, Dorong Penguatan Ekosistem agar Tembus Pasar Dunia
Babinsa Larangan Kawal Cabai Warga, Ketahanan Pangan Makin Kuat
H. Her Hadiri JJS Soft Opening Central 88 Gold Jewelry, Borong 2KG Emas
Usung Slogan Membeli dan Berbagi, Toko Emas Central 88 Pamekasan Salurkan 100 Persen Hasil Penjualan ke Yatim dan Dhuafa
Dandim Pamekasan Hadiri Jalan Sehat Central 88 di Arek Lancor PAMEKASAN – Dandim
Disparbudpora Bondowoso Bidik Dampak Ekonomi dari 2.350 Peserta Night Run 2026
KKN INHAFI Bawean 2026, Kelompok 02, Dorong Keselamatan Jalan melalui Pemasangan Reflektor

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:06 WIB

Babinsa Waru Turun Tangan, Bantu Warga Bangun Kamar Mandi

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Noe Letto Cicipi Kopi Endemik Bondowoso, Dorong Penguatan Ekosistem agar Tembus Pasar Dunia

Senin, 31 Agustus 2026 - 05:40 WIB

Babinsa Larangan Kawal Cabai Warga, Ketahanan Pangan Makin Kuat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:06 WIB

H. Her Hadiri JJS Soft Opening Central 88 Gold Jewelry, Borong 2KG Emas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:34 WIB

Usung Slogan Membeli dan Berbagi, Toko Emas Central 88 Pamekasan Salurkan 100 Persen Hasil Penjualan ke Yatim dan Dhuafa

Berita Terbaru

Berita

Babinsa Waru Turun Tangan, Bantu Warga Bangun Kamar Mandi

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:06 WIB