Tiga Siswa Bondowoso Tembus OSN Nasional, Dua Wakili Jatim di Matematika

- Wartawan

Kamis, 13 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim Aktual, Bondowoso — Tiga siswa asal Kabupaten Bondowoso berhasil menembus Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat nasional 2026 setelah masuk dalam lima besar peserta terbaik se-Jawa Timur.

Ketiga siswa tersebut yakni Danish Ifat Rafif Gustatama dari SDN Kota Kulon, Siti Nur Aisyah Ayu Samroni dari SDN Binakal, serta Abiyyu Balfaqih Junaidi dari MI At-Taqwa. Mereka berasal dari bidang Matematika dan IPS dan akan mewakili Jawa Timur pada OSN tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung 26 Agustus 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Taufan Restuanto, S.Pd., M.Si., menyebut capaian tersebut sebagai prestasi yang membanggakan. Terlebih, dua dari tiga siswa yang lolos merupakan peserta bidang Matematika yang mampu bersaing dengan siswa dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.

“Ada tiga siswa kita yang lolos ke tingkat nasional. Dua di antaranya dari bidang Matematika. Ini merupakan prestasi yang luar biasa karena mereka masuk lima terbaik se-Jawa Timur dan berhak mewakili Jawa Timur ke tingkat nasional,” ujar Taufan.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi ketiga siswa, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Bondowoso. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa pelajar dari daerah memiliki peluang yang sama untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi apabila memperoleh pembinaan yang tepat.

“Semoga ini menjadi titik awal dan momentum untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Bondowoso. Kami juga berharap pada pelaksanaan OSN nanti, anak-anak kita mampu berbicara banyak di tingkat nasional. Namun, bisa mewakili Jawa Timur saja sudah menjadi kebanggaan yang luar biasa,” katanya.

Taufan mengaku capaian tersebut berada di luar perkiraan pemerintah daerah. Bondowoso mampu bersaing dengan daerah yang selama ini dikenal memiliki tradisi kuat dalam kompetisi akademik.

“Kami juga cukup terkejut dengan prestasi ini. Kami tidak menyangka bisa mengalahkan banyak kabupaten dan kota lain. Untuk bidang Matematika saja, yang lolos berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Kota Malang, dan dua peserta dari Bondowoso. Ini tentu pencapaian yang sangat membanggakan,” ungkapnya.

Menghadapi OSN tingkat nasional, Dinas Pendidikan Bondowoso akan memberikan pembinaan intensif kepada ketiga siswa. Persiapan tersebut diarahkan untuk memperkuat kemampuan akademik sekaligus kesiapan mental mereka menghadapi peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

“Minggu-minggu ini kami akan melakukan pembinaan dan mempersiapkan mereka sebaik mungkin menghadapi pelaksanaan OSN pada 26 Agustus nanti. Pak Bupati juga sudah menyampaikan komitmennya untuk memberikan dukungan,” jelas Taufan.

Menurut Taufan, keberhasilan lolos ke tingkat nasional bukanlah akhir dari perjalanan. Justru, capaian tersebut menjadi tantangan baru untuk membuktikan bahwa prestasi pelajar Bondowoso bukan sekadar kejutan di tingkat Jawa Timur.

Ia berharap ketiga siswa tetap fokus mengikuti pembinaan, menjaga semangat belajar, dan mempersiapkan diri secara maksimal agar mampu memberikan hasil terbaik sekaligus membawa nama Bondowoso dan Jawa Timur di tingkat nasional.

“Tetap semangat. Mari kita persiapkan diri sebaik-baiknya agar bisa memberikan hasil terbaik di tingkat nasional,” pungkasnya.

Prestasi tiga siswa tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa potensi akademik pelajar Bondowoso memiliki ruang untuk berkembang lebih jauh. Kini, tantangannya bukan hanya mempertahankan capaian, tetapi memastikan prestasi tersebut menjadi pemantik bagi lahirnya lebih banyak siswa Bondowoso yang mampu bersaing di level provinsi hingga nasional.

Berita Terkait

Babinsa Waru Turun Tangan, Bantu Warga Bangun Kamar Mandi
Noe Letto Cicipi Kopi Endemik Bondowoso, Dorong Penguatan Ekosistem agar Tembus Pasar Dunia
Babinsa Larangan Kawal Cabai Warga, Ketahanan Pangan Makin Kuat
H. Her Hadiri JJS Soft Opening Central 88 Gold Jewelry, Borong 2KG Emas
Usung Slogan Membeli dan Berbagi, Toko Emas Central 88 Pamekasan Salurkan 100 Persen Hasil Penjualan ke Yatim dan Dhuafa
Dandim Pamekasan Hadiri Jalan Sehat Central 88 di Arek Lancor PAMEKASAN – Dandim
Disparbudpora Bondowoso Bidik Dampak Ekonomi dari 2.350 Peserta Night Run 2026
KKN INHAFI Bawean 2026, Kelompok 02, Dorong Keselamatan Jalan melalui Pemasangan Reflektor

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:06 WIB

Babinsa Waru Turun Tangan, Bantu Warga Bangun Kamar Mandi

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Noe Letto Cicipi Kopi Endemik Bondowoso, Dorong Penguatan Ekosistem agar Tembus Pasar Dunia

Senin, 31 Agustus 2026 - 05:40 WIB

Babinsa Larangan Kawal Cabai Warga, Ketahanan Pangan Makin Kuat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:06 WIB

H. Her Hadiri JJS Soft Opening Central 88 Gold Jewelry, Borong 2KG Emas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:34 WIB

Usung Slogan Membeli dan Berbagi, Toko Emas Central 88 Pamekasan Salurkan 100 Persen Hasil Penjualan ke Yatim dan Dhuafa

Berita Terbaru

Berita

Babinsa Waru Turun Tangan, Bantu Warga Bangun Kamar Mandi

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:06 WIB