Kader PMII Ahmad Nawawi Terpilih Pimpin Aliansi Eksekutif Bondowoso, Usung Gerakan Mahasiswa yang Berdampak bagi Daerah

- Wartawan

Minggu, 19 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Issue, Bondowoso – Musyawarah Daerah (Musda) Aliansi Eksekutif Bondowoso yang digelar pada Minggu, 19 Juli 2026, di Universitas Bondowoso, menetapkan Ahmad Nawawi sebagai Koordinator Daerah Aliansi Eksekutif Bondowoso. Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STAI Al-Utsmani Beddien Jambesari Darus Sholah yang juga menjabat sebagai Presiden Mahasiswa STAI Al-Utsmani itu dipercaya memimpin organisasi yang menghimpun Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi di Bondowoso.

Dalam forum tersebut, Ahmad Nawawi menegaskan komitmennya untuk membawa Aliansi Eksekutif Bondowoso menjadi organisasi yang tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi juga mampu menghadirkan gerakan mahasiswa yang terarah, berbasis kajian, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia mengusung visi “Mewujudkan Aliansi Eksekutif Bondowoso sebagai wadah strategis dalam penguatan kapasitas dan konsolidasi gerakan mahasiswa yang berintegritas serta berorientasi pada kemajuan daerah.”

Menurut Ahmad Nawawi, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan sekaligus mitra kritis dalam mengawal pembangunan daerah. Karena itu, Aliansi Eksekutif Bondowoso harus menjadi ruang bersama yang mampu mempertemukan gagasan, memperkuat kapasitas kepemimpinan mahasiswa, serta membangun solidaritas antarkampus.

“Aliansi Eksekutif Bondowoso tidak boleh hanya dipahami sebagai tempat berkumpul. Aliansi ini harus menjadi ruang untuk menyatukan gagasan, memperkuat kapasitas, membangun solidaritas, dan menghadirkan gerakan mahasiswa yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan sebuah organisasi mahasiswa tidak hanya diukur dari banyaknya aksi yang dilakukan, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.

Oleh sebab itu, kepengurusan yang dipimpinnya akan memberikan perhatian besar terhadap penguatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program kaderisasi dan pendidikan gerakan.

Ia menilai seluruh BEM yang tergabung dalam Aliansi Eksekutif Bondowoso harus memperoleh ruang yang sama untuk berkembang, saling berbagi pengalaman, dan meningkatkan kapasitas organisasi secara kolektif.

Selain penguatan kapasitas, Ahmad Nawawi juga menjadikan konsolidasi internal sebagai agenda utama. Menurutnya, perbedaan latar belakang organisasi maupun budaya kampus tidak boleh menjadi penghalang untuk membangun gerakan mahasiswa yang solid.

“Setiap gerakan harus memiliki hubungan dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah. Kehadiran Aliansi Eksekutif Bondowoso harus benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Dalam kepemimpinannya, Aliansi Eksekutif Bondowoso akan mengembangkan berbagai program seperti forum kajian rutin, sekolah gerakan, pelatihan kepemimpinan, pendidikan advokasi, kajian kebijakan publik, riset sosial, literasi media, hingga peningkatan kemampuan komunikasi dan diplomasi mahasiswa.

“BEM yang memiliki pengalaman lebih harus bersedia berbagi. BEM yang masih berkembang harus didampingi, bukan dipandang sebelah mata,” ungkap Ahmad Nawawi.

Ia juga berkomitmen memperluas jejaring organisasi melalui komunikasi dengan pemerintah daerah, DPRD, akademisi, media, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, komunitas, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Namun demikian, Ahmad Nawawi menegaskan bahwa kolaborasi tidak boleh mengurangi independensi gerakan mahasiswa.

“Komunikasi bukan berarti tunduk. Kolaborasi bukan berarti kehilangan independensi. Aliansi harus mampu menjadi mitra strategis ketika kebijakan berpihak kepada masyarakat, tetapi juga harus berani menjadi kekuatan kontrol ketika terdapat kebijakan yang tidak adil, tidak transparan, atau merugikan kepentingan publik,” tegasnya.

Ia memastikan Aliansi Eksekutif Bondowoso akan tetap berdiri di atas kepentingan masyarakat, menjunjung tinggi nilai kejujuran, keadilan, serta menjaga independensi organisasi dari kepentingan politik praktis.

Di hadapan peserta Musda, Ahmad Nawawi juga mengajak seluruh pengurus BEM menjadikan Aliansi Eksekutif Bondowoso sebagai rumah bersama untuk memperkuat tradisi intelektual, membangun solidaritas lintas kampus, dan mengawal pembangunan Kabupaten Bondowoso melalui gerakan mahasiswa yang konstruktif.

“Besar atau kecilnya dampak aliansi tidak hanya ditentukan oleh seberapa baik visi dan misi yang disusun, tetapi oleh seberapa kuat komitmen seluruh anggota dalam menjalankannya. Mari bergerak dengan pengetahuan, bersatu dengan komitmen, dan menjaga integritas dalam setiap langkah perjuangan,” pungkasnya.

Terpilihnya Ahmad Nawawi diharapkan menjadi momentum baru bagi Aliansi Eksekutif Bondowoso untuk memperkuat kolaborasi antarmahasiswa, menghadirkan gerakan yang berbasis intelektualitas dan keberpihakan kepada masyarakat, sekaligus berkontribusi nyata dalam mendorong kemajuan Kabupaten Bondowoso.

Berita Terkait

Babinsa Waru Turun Tangan, Bantu Warga Bangun Kamar Mandi
Noe Letto Cicipi Kopi Endemik Bondowoso, Dorong Penguatan Ekosistem agar Tembus Pasar Dunia
Babinsa Larangan Kawal Cabai Warga, Ketahanan Pangan Makin Kuat
H. Her Hadiri JJS Soft Opening Central 88 Gold Jewelry, Borong 2KG Emas
Usung Slogan Membeli dan Berbagi, Toko Emas Central 88 Pamekasan Salurkan 100 Persen Hasil Penjualan ke Yatim dan Dhuafa
Dandim Pamekasan Hadiri Jalan Sehat Central 88 di Arek Lancor PAMEKASAN – Dandim
Disparbudpora Bondowoso Bidik Dampak Ekonomi dari 2.350 Peserta Night Run 2026
KKN INHAFI Bawean 2026, Kelompok 02, Dorong Keselamatan Jalan melalui Pemasangan Reflektor

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:06 WIB

Babinsa Waru Turun Tangan, Bantu Warga Bangun Kamar Mandi

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Noe Letto Cicipi Kopi Endemik Bondowoso, Dorong Penguatan Ekosistem agar Tembus Pasar Dunia

Senin, 31 Agustus 2026 - 05:40 WIB

Babinsa Larangan Kawal Cabai Warga, Ketahanan Pangan Makin Kuat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:06 WIB

H. Her Hadiri JJS Soft Opening Central 88 Gold Jewelry, Borong 2KG Emas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:34 WIB

Usung Slogan Membeli dan Berbagi, Toko Emas Central 88 Pamekasan Salurkan 100 Persen Hasil Penjualan ke Yatim dan Dhuafa

Berita Terbaru

Berita

Babinsa Waru Turun Tangan, Bantu Warga Bangun Kamar Mandi

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:06 WIB