ISSUE.CO.ID,PAMEKASAN -PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pamekasan memberikan klarifikasi terkait video di media sosial yang diunggah akun @brorondm dan menyinggung pelayanan PLN. Pihak PLN menegaskan bahwa video tersebut tidak menggambarkan keseluruhan proses pelayanan yang terjadi pada hari tersebut.
Manajer PLN ULP Pamekasan, Muhammad Andrian Wijaya, menjelaskan bahwa pelanggan yang bersangkutan pertama kali datang ke kantor PLN UPL pamekasan pada 19 Januari sekitar pukul 09.57 WIB dan langsung dilayani oleh petugas.
Setelah menerima penjelasan terkait keluhan listrik yang dialami, pelanggan meninggalkan kantor PLN pada pukul 10.12 WIB dengan respons telah memahami informasi yang disampaikan.
Pada hari yang sama, sekitar pukul 11.49 WIB, pelanggan kembali mendatangi kantor PLN untuk bertemu pimpinan PLN guna membahas permasalahan tersebut. Pelanggan sempat dilayani petugas sebelum akhirnya bertemu langsung dengan Manajer PLN ULP Pamekasan.
Dalam pertemuan itu, PLN menyampaikan sejumlah alternatif solusi layanan yang dapat ditempuh. Menurut Andrian, pelanggan memahami penjelasan yang diberikan dan mempertimbangkan solusi yang ditawarkan.
Andrian menegaskan PLN selalu membuka ruang diskusi dan komunikasi kepada pelanggan, dengan tetap berpedoman pada peraturan dan kebijakan yang berlaku dalam setiap penanganan permasalahan kelistrikan.
Sementara itu, pemilik akun yang mengunggah video, Bang Dulla, menyampaikan permohonan maaf kepada pihak PLN. Ia mengakui adanya kesalahan dalam penyebaran video tersebut.
“Besar harap saya sebagai pelanggan secara pribadi kepada pihak PLN. Karena saya tidak melakukan konfirmasi sebelumnya,” Ungkapnya.
Ia juga menyebut bahwa pihak PLN sebenarnya telah melakukan penanganan secara prosedur sebelum dirinya mendatangi kantor PLN.
“Dan ternyata pihak PLN sudah bertindak secara SOP sebelum saya ke PLN,” Tutupnya.















