Muktamar IX ISKAB Resmi Ditutup, Irzam Abdellah Terpilih sebagai Ketua Umum

- Wartawan

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: seluruh peserta muktamar IX

ISSUE, Malang – Muktamar Ke-IX Ikatan Santri Kalimantan Barat (ISKAB) resmi ditutup setelah seluruh rangkaian sidang berlangsung lancar dan demokratis. Forum tertinggi organisasi ini menjadi momentum penting dalam konsolidasi organisasi sekaligus regenerasi kepemimpinan santri ISKAB.

Muktamar yang digelar di Pondok Pesantren Darun Najah, Kabupaten Malang, pada Senin hingga Rabu (5–7/1/2025) tersebut diikuti oleh perwakilan rayon ISKAB dari berbagai pondok pesantren se-Nusantara. Hadir pula Pengurus Pusat ISKAB, para alumni, serta pembina ISKAB Pusat yang berdomisili di Malang.

Melalui proses musyawarah yang berlangsung dinamis, pimpinan sidang Muhammad Ikhsan secara resmi menetapkan Ustadz Irzam Abdellah sebagai Ketua Umum ISKAB periode 2026–2028.

“Memutuskan Ustadz Irzam Abdellah sebagai Ketua Umum ISKAB periode 2026–2028,” ujar Ikhsan saat membacakan keputusan sidang dan mengetuk palu.

Penetapan tersebut disambut antusias oleh peserta muktamar. Terpilihnya Irzam Abdellah dinilai sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan santri yang diharapkan mampu membawa ISKAB lebih progresif dan terarah dalam menjawab tantangan zaman.

Usai terpilih, Irzam Abdellah menegaskan pentingnya memperkuat orientasi gerakan organisasi melalui sistem kaderisasi yang terstruktur dan berkelanjutan. Menurutnya, besarnya struktur organisasi harus sejalan dengan kematangan ideologis dan kualitas kepemimpinan kader.

“Sebagai organisasi besar, ide dan gagasan kita juga harus besar. Arah gerakan harus jelas, dan kader-kader ISKAB harus dipersiapkan secara serius agar mampu melanjutkan perjuangan organisasi,” ujar santri Pondok Pesantren Nurul Jadid tersebut.

Ia juga menekankan perlunya pembenahan internal organisasi, mulai dari sistem kaderisasi, administrasi, hingga tata kelola kepengurusan. Menurutnya, regenerasi yang sehat menjadi kunci agar ISKAB tidak terjebak pada kegiatan yang bersifat seremonial semata.

“Ke depan, ISKAB harus lebih terstruktur dan berdampak. Setiap program harus memberi manfaat nyata, baik bagi kader maupun masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dari Komsos ke Aksi, Babinsa Larangan Gotong Royong Bangun Usaha Warga
Babinsa Tlanakan Pimpin Gotong Royong, Rumah Tak Layak Huni Segera Berubah
Jelang Operasi Patuh 2026, Korlantas Polri Dorong Budaya Tertib Berlalu Lintas Berbasis Teknologi
Kopri Bondowoso Tekankan Brain, Beauty, Behavior dalam Membangun Citra Diri Kopri
Babinsa Proppo Turun Ke Desa Ajak Warga Jaga Ke Kompakan
Jadikan Rumah Tak Layak Jadi Lebih Nyaman, Babinsa Hadir Bantu Warga
Kurang Berhati-hati saat Berkendara, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Terlibat Kecelakaan dengan Truk Box di Kadur
Dukung HUT ke-14 Kabar Madura, Polres Pamekasan Siap Amankan Jalan Sehat Berhadiah Umrah

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 03:47 WIB

Dari Komsos ke Aksi, Babinsa Larangan Gotong Royong Bangun Usaha Warga

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:01 WIB

Babinsa Tlanakan Pimpin Gotong Royong, Rumah Tak Layak Huni Segera Berubah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:01 WIB

Jelang Operasi Patuh 2026, Korlantas Polri Dorong Budaya Tertib Berlalu Lintas Berbasis Teknologi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:58 WIB

Kopri Bondowoso Tekankan Brain, Beauty, Behavior dalam Membangun Citra Diri Kopri

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:48 WIB

Babinsa Proppo Turun Ke Desa Ajak Warga Jaga Ke Kompakan

Berita Terbaru

Berita

Babinsa Proppo Turun Ke Desa Ajak Warga Jaga Ke Kompakan

Sabtu, 6 Jun 2026 - 02:48 WIB