Issue, Bondowoso – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui SPPG Sukowono, Kecamatan Pujer, terus menjangkau kelompok B3 atau 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
Konsistensi pelaksanaan program tersebut juga dibarengi dengan perhatian terhadap komposisi menu dan kandungan gizi yang diberikan kepada penerima manfaat.
Untuk menu Rabu, 12 Agustus 2026, SPPG Pujer Sukowono menyediakan rawon daging, tempe goreng, labu tomat, dan pisang. Menu tersebut disajikan dalam wadah makan yang telah disiapkan untuk kelompok penerima manfaat.
Koordinator SPPG Sukowono, Afthon Ilman Mubarok, mengatakan pemenuhan gizi menjadi perhatian dalam penyediaan makanan bagi kelompok B3.
“Untuk kelompok B3, kami tetap memperhatikan kandungan gizi dalam setiap menu yang diberikan. Harapannya, makanan yang diterima bisa membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu dan balita,” ujar Afthon.
Berdasarkan komposisi menu hari ini, porsi kecil mengandung 449,2 kilokalori energi, 24,8 gram protein, 18,3 gram lemak, 64,9 gram karbohidrat, dan 4,9 gram serat.
Sementara porsi besar mengandung 593,8 kilokalori energi, 27,5 gram protein, 18,5 gram lemak, 96,7 gram karbohidrat, serta 5,2 gram serat.
Komposisi tersebut menunjukkan bahwa pemberian MBG untuk kelompok B3 tidak hanya berorientasi pada rasa kenyang. Kandungan protein, karbohidrat, lemak, energi, hingga serat turut diperhatikan untuk mendukung kebutuhan nutrisi penerima manfaat.
Bagi ibu hamil, asupan bergizi dibutuhkan untuk mendukung kebutuhan nutrisi selama kehamilan. Sementara ibu menyusui membutuhkan asupan yang memadai untuk mendukung kebutuhan nutrisi tubuh dan produksi ASI. Adapun balita non-PAUD menjadi sasaran penting karena berada dalam fase pertumbuhan dan perkembangan.
“Yang terpenting program ini bisa terus berjalan dengan baik dan makanan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat bagi penerima. Kami berupaya menjaga kualitas menu dan proses pendistribusiannya,” kata Afthon.
Melalui layanan B3, SPPG Sukowono turut mendukung pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Program yang terus berjalan ini diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan makanan harian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun fondasi kesehatan ibu dan anak sekaligus mencegah stunting sejak dini. (Wan)
Penulis : Ichwan


















