ISSUE.CO.ID,PAMEKASAN – Prajurit, PNS, dan Persit Kodim 0826/Pamekasan menerima penyuluhan Pembinaan Mental (Bintal) Fungsi Komando dari Kabintalrem 084/Bhaskara Jaya, Kapten Inf Puryono, bertempat di Aula Kodim 0826/Pamekasan, Rabu (19/11/2025).
Kegiatan penyuluhan dibuka oleh Dandim 0826/Pamekasan, Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko, SH., M.Han., yang diwakili oleh Pgs. Pasi Personel Kodim 0826/Pamekasan, Kapten Arh Agus Santoso. Dalam amanatnya, Dandim menegaskan bahwa Pembinaan Mental Fungsi Komando merupakan sarana penting untuk memelihara serta meningkatkan kualitas mental spiritual, ideologi, dan kejuangan prajurit, PNS, serta Persit.
Dandim juga menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat karakter prajurit sesuai dengan nilai-nilai Sapta Marga, membentuk kualitas keimanan yang baik, serta menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas pokok, khususnya bagi para Babinsa yang sehari-hari berhubungan langsung dengan masyarakat desa binaan. Ia menyebutkan bahwa Babinsa memiliki peran strategis dalam menangkal berbagai potensi ancaman, termasuk radikalisme.
Selain itu, Dandim menyoroti pentingnya penerapan perintah dan petunjuk dari atasan secara benar sebagai bagian dari pembinaan mental fungsi komando. “Saya mengimbau kepada seluruh prajurit agar mengikuti kegiatan penyuluhan ini dengan sungguh-sungguh. Simak apa yang disampaikan perwira bintal, dan tanyakan apabila ada hal yang belum dipahami, sehingga materi ini benar-benar dapat diaplikasikan dalam tugas,” pesannya.
Sementara itu, Kapten Inf Puryono dalam materinya menjelaskan bahwa Penyuluhan Bintal Fungsi Komando bertujuan membentuk prajurit yang memiliki ketangguhan mental, integritas tinggi, disiplin kuat, jiwa nasionalisme, serta semangat juang yang kokoh dalam melaksanakan tugas negara.
Ia mengungkapkan bahwa meningkatnya berbagai bentuk pelanggaran di jajaran Korem 084/Bhaskara Jaya salah satunya tingginya angka perceraian di kalangan prajurit menjadi perhatian serius pimpinan. Penyuluhan ini merupakan instruksi langsung dari Danrem 084/Bhaskara Jaya sebagai langkah antisipatif dan pembinaan berkelanjutan.
Kapten Puryono menjelaskan bahwa faktor penyebab perceraian cukup beragam, mulai dari kurangnya perhatian terhadap keluarga, kebutuhan lahir dan batin yang tidak terpenuhi, hingga menurunnya rasa peduli dalam rumah tangga. “Keluarga yang harmonis sangat berpengaruh terhadap kualitas kinerja prajurit. Oleh karena itu, pembinaan mental dan keharmonisan rumah tangga menjadi hal yang sangat penting,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa komunikasi efektif antara suami dan istri merupakan kunci utama dalam menjaga keharmonisan keluarga. Dengan terbangunnya keluarga yang baik, ia berharap para prajurit dapat menjalankan tugas dengan lebih optimal dan penuh tanggung jawab.
Kegiatan penyuluhan Bintal ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam bagi prajurit, PNS, dan Persit Kodim 0826/Pamekasan dalam menjaga mental, moral, serta keharmonisan keluarga sebagai bagian dari menunjang pelaksanaan tugas di lapangan.















