Konser Valen DA7 Donasi Aceh-Sumatra Terkumpul 1,1 Miliar Tersampaikan Dengan Amanah

- Wartawan

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ISSUE.CO.ID,PAMEKASAN,Kamis (29/01/2026) — Donasi Konser Valen DA7 untuk Aceh-Sumatra pada 1 Januari 2026 di Kabupaten Pamekasan terkumpul Rp1,1 miliar.

 

Donasi dikoordinir oleh CEO PT Bawang Mas Group H. Khairul Umam (H. Her). Kemudian, H. Her mengutus tim khusus untuk berangkat ke Aceh menyalurkan donasi tersebut.

 

Sampai di Aceh, hasil donasi tersebut salah satunya digunakan untuk membangun jembatan di Desa Matang Panyang, Kecematan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur.

 

Jembatan ini menghubungkan dua kecamatan. Yakni Kecamatan Nurussalam dan Kecamatan Darul Amman. Tepatnya menghubungkan Desa Matang Panyang ke Desa Bagok Panah.

 

Jembatan yang dibangun bersama-sama oleh Relawan Bawang Mas Group dan TNI setempat dinamai Jembatan Tretan Madura-Aceh.

 

Peletakan batu pertama dilaksanakan pada hari ke-10 relawan Bawang Mas Group berada di Aceh atau pada Selasa (20/1/2026).

 

Koordinator Relawan Bawang Mas Grup Azif Mawardi Zein menuturkan bahwa pembangunan jembatan ini vital sekali.

 

“Kita bangun pada hari ke-10 kita di Aceh. Harapannya akses yang terputus akibat banjir bisa melancarkan aktivitas pendidikan anak-anak dan perekonomian warga setempat,” terangnya, Rabu (28/1/2026).

 

Azif menambahkan, bahwa hasil donasi Konser Valen DA7 juga disalurkan dalam bentuk bantuan penunjang pendidikan, komputer, seragam sekolah, alat tulis.

 

Tidak hanya itu, donasi itu disalurkan dalam bentuk barang untuk memenuhi kebutuhan pokok warga: baju, makanan, santunan kepada anak yatim termasuk pembangunan jembatan.

 

“Donasi ini disalurkan kepada tiga provinsi, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Selain jembatan, donasi ini juga disumbangkan dalam bentuk alat-alat bangunan untuk hunian sementara, pendidikan, ribuan Al-Qur’an dan ribuan sembako,” paparnya.

 

Ditambahkan relawan lainnya, M.Khairul Umam, penyaluran donasi dari tiga provinsi, Aceh, Sumatra Barat, Sumatra Utara membutuhkan waktu 15 hari. Sementara untuk pembangunanan jembatan bisa mencapai 30 hari.

 

“Menjadi relawan bukan soal fisik tapi juga mental. Karena dalam menyalurkan donasi ini melewati jalan berlumpur, terjal, melawan arus sungai serta sungai yang ada buayanya.

 

Dan sekedar pesan bahwa betapa pentingnya menjaga dan merawat lingkungan, dampaknya sangat luar biasa, termasuk contoh di Aceh dan Sumatra ini,” tukas pria ini sekaligus Ketua Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP).

Berita Terkait

Rumah Impian Mulai Terwujud, Babinsa Tlanakan Turun Tangan Bantu Warga
Dari Komsos ke Aksi, Babinsa Larangan Gotong Royong Bangun Usaha Warga
Babinsa Tlanakan Pimpin Gotong Royong, Rumah Tak Layak Huni Segera Berubah
Jelang Operasi Patuh 2026, Korlantas Polri Dorong Budaya Tertib Berlalu Lintas Berbasis Teknologi
Kopri Bondowoso Tekankan Brain, Beauty, Behavior dalam Membangun Citra Diri Kopri
Babinsa Proppo Turun Ke Desa Ajak Warga Jaga Ke Kompakan
Jadikan Rumah Tak Layak Jadi Lebih Nyaman, Babinsa Hadir Bantu Warga
Kurang Berhati-hati saat Berkendara, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Terlibat Kecelakaan dengan Truk Box di Kadur

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:46 WIB

Rumah Impian Mulai Terwujud, Babinsa Tlanakan Turun Tangan Bantu Warga

Senin, 8 Juni 2026 - 03:47 WIB

Dari Komsos ke Aksi, Babinsa Larangan Gotong Royong Bangun Usaha Warga

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:01 WIB

Babinsa Tlanakan Pimpin Gotong Royong, Rumah Tak Layak Huni Segera Berubah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:01 WIB

Jelang Operasi Patuh 2026, Korlantas Polri Dorong Budaya Tertib Berlalu Lintas Berbasis Teknologi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:58 WIB

Kopri Bondowoso Tekankan Brain, Beauty, Behavior dalam Membangun Citra Diri Kopri

Berita Terbaru