Peduli Lingkungan dan Pemberdayaan Perempuan, SPPG Mimbaan 2 Panji Situbondo Sulap Sampah Jadi Tas Multifungsi

- Wartawan

Kamis, 27 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ISSUE, Situbondo. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 2 Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo membangun kreatifitas warga dengan menyulap sampah plastik menjadi tas rajut yang multifungsi.

Kreatifitas tersebut sebagai wujud dari kepedulian lingkungan tentang pengelelolaan sampah plastik dan juga pemeberdayaan perempuan dengan usia di atas 50 tahun.

Pegiat Tas Sadaja Rajut Hary mengatakan, pihaknya berinisiatif membangun kreatifitas tersebut bermula dari kepedulian lingkungan, khususnya pengelelolaan sampah plastik dari dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain wujud dari kepedulian lingkungan, dia juga berpikir bagaiamana memperdayakan perempuan di usia 50 tahun untuk tetap produktif dan mendapatkan penghasilan agar dapat membantu kebutuhan finansial keluarga.

“Awalnya saya mikir mau dijadikan apa sampah yang numpuk di dapur, akhirnya saya punya ide untuk dijadikan tas rajut dengan memperdayakan lebih dari 10 perempuan yang sudah lanjut usia,” ungkapnya, Kamis (27/8/2026).

Pengelelolaan sampah plastik tersebut bermula sejak enam bulan yang lalu, hingga saat ini produk tas sajada sudah mulai ditampilkan di berbagai event besar Pemerintah Kabupaten Situbondo.

“Pelatihan pertama itu pada 13 Februari 2026 lalu, saat ini dalam satu bulan kami sudah bisa produksi 30 hingga 40 tas,” terangnya.

Sistem kerja yang dijalankan lebih mudah, lanjut dia, karena ibu-ibu dapat membawa pulang bahan dan mengerjakan di rumahnya masing-masing, dengan demikian produktifitas lansia akan tetap berjalan dengan sistem yang sangat fleksibel.

Harga dari setiap produk tas rajut tersebut cukup beragam, mulai dari Rp80 hingga Rp175 ribu tergantung model dan ukurannya.

“Dalam proses produksi setidaknya terdampat lima tahap, yakni dipilah sesuai warnanya, dicuci, dijemur, dipilih sesuai bahannya dan dirajut lalu finishing,” ujarnya.

Hary menegaskan, akan fokus mengembangkan kreatifitas pengelelolaan sampah dari dapur MBG dengan menjalin atau memperluas kerja sama dengan berbagai pihak strategis.

“Produk tas tersebut juga banyak diminati oleh pejabat, salah satunya istri bupati, kejari dan dari kodim Situbondo,” tutupnya.

Berita Terkait

Kasus Penipuan Eks Pegawai BRI Rp 5 Miliar Dilimpahkan Ke Kejaksaan Oleh Satreskrim Polres Pamekasan
Antisipasi Jalan Licin Akibat Air Garam, Satlantas Polres Pamekasan Edukasi Sopir Truk Angkutan di Pademawu
Korps Raport Digelar, Perwira Baru Siap Perkuat Kodim Pamekasan
Gelar Maulid Nabi, Kodim Pamekasan Perkuat Iman dan Pengabdian
Babinsa Turun ke Pesisir, Nelayan Branta Diingatkan Tak Abaikan Keselamatan
Dari Lahan Jagung Ponteh, Babinsa Dorong Ketahanan Pangan Pamekasan
Lurah Bugih Dan PIJP Gelar HUT RI KE-81Menyemarakkan Penutupan Lomba
Warga Pamekasan Padati Central 88 Gold and Jewellery Kupon JJS 7000 Satu Hari Ludes, Hadiah Pertama 3 Paket Umroh Dan Puluhan Hadiah Lainnya

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Peduli Lingkungan dan Pemberdayaan Perempuan, SPPG Mimbaan 2 Panji Situbondo Sulap Sampah Jadi Tas Multifungsi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:11 WIB

Kasus Penipuan Eks Pegawai BRI Rp 5 Miliar Dilimpahkan Ke Kejaksaan Oleh Satreskrim Polres Pamekasan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 03:06 WIB

Antisipasi Jalan Licin Akibat Air Garam, Satlantas Polres Pamekasan Edukasi Sopir Truk Angkutan di Pademawu

Kamis, 27 Agustus 2026 - 03:01 WIB

Korps Raport Digelar, Perwira Baru Siap Perkuat Kodim Pamekasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:32 WIB

Gelar Maulid Nabi, Kodim Pamekasan Perkuat Iman dan Pengabdian

Berita Terbaru