DPC PDI Perjuangan Bondowoso Komitmen Perkuat Pembinaan Sepak Bola Usia Dini

- Wartawan

Sabtu, 27 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Issue, Bondowoso – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembinaan sepak bola usia dini melalui penyelenggaraan Liga Kampung Bung Karno Kelompok Usia. Turnamen tersebut tidak hanya menjadi rangkaian peringatan Bulan Bung Karno, tetapi juga diproyeksikan sebagai bagian dari sistem pembinaan berkelanjutan guna melahirkan pesepak bola muda yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso, Sinung Sudrajad, S.Sos, saat memberikan sambutan sebelum laga final antara Sekolah Sepak Bola Putra Karang Taruna Tamansari (SBB-KTT) melawan Perseka Kalianyar di Lapangan Sepak Bola Gang Malabar, Kelurahan Kutakulon, Bondowoso, Sabtu (27/6/2026).

Menurut Sinung, pembinaan atlet tidak cukup dilakukan melalui latihan semata, tetapi harus didukung kompetisi yang mampu memberikan pengalaman bertanding sekaligus menjadi ruang pencarian bakat bagi pesepak bola muda.

“Turnamen ini bukan sekadar seremonial memperingati Bulan Bung Karno. Kami ingin menjadikannya sebagai momentum pembinaan sekaligus mencari bibit-bibit pesepak bola muda Bondowoso agar ke depan mampu berkembang dan berprestasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemain yang tampil menonjol selama kompetisi akan dipersiapkan mengikuti seleksi Banteng FC Jawa Timur, program pembinaan yang setiap tahun digelar di tingkat provinsi.

Pada tahun ini, Bondowoso telah mengirimkan empat pemain untuk mengikuti seleksi tersebut. Meski belum berhasil lolos, pengalaman itu menjadi evaluasi sekaligus motivasi untuk terus memperkuat pembinaan melalui kompetisi kelompok usia.

“Harapan kami, melalui turnamen ini akan lahir lebih banyak pemain berbakat yang mampu bersaing pada level yang lebih tinggi dan membawa nama baik Bondowoso,” katanya.

Sinung juga menyampaikan apresiasi atas bergabungnya Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) Bondowoso ke dalam KONI Kabupaten Bondowoso. Menurutnya, hal tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat ekosistem pembinaan sepak bola di daerah.

Ia mengaku bersyukur karena penyelenggaraan Liga Kampung Bung Karno mulai memunculkan semangat komunitas-komunitas sepak bola di Bondowoso untuk menggelar kompetisi serupa bagi kelompok usia lainnya.

Melihat antusiasme tersebut, DPC PDI Perjuangan Bondowoso berkomitmen menjadikan Liga Kampung Bung Karno sebagai agenda tahunan dengan sistem perebutan trofi bergilir agar proses pembinaan atlet berlangsung secara berkesinambungan.

“Komitmen kami, turnamen ini akan menjadi kegiatan tahunan. Tujuannya hanya satu, bagaimana sepak bola Bondowoso semakin berkembang, melahirkan atlet-atlet berprestasi, dan mampu membawa nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional,” tegasnya.

Pada pertandingan final, Perseka Kalianyar berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan SBB Putra Karang Taruna Tamansari (SBB-KTT) dengan skor tipis 1-0. Selain membawa pulang trofi juara, Perseka juga mendominasi penghargaan individu dengan meraih gelar Best Player dan Top Scorer.

Pelatih Perseka Kalianyar, Sumanto, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan anak asuhnya menjuarai Liga Kampung Bung Karno 2026.

“Alhamdulillah kami berhasil menjadi juara Liga Kampung Bung Karno. Semua ini patut kita syukuri kepada Allah SWT. Semoga Perseka tetap jaya dan sukses selalu,” ujarnya.

Ia turut mengapresiasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso yang telah menghadirkan turnamen kelompok usia sebagai wadah pembinaan pemain muda.

“Terima kasih kepada Bapak Sinung yang sudah mengadakan Liga Kampung Bung Karno. Semoga ke depan semakin sukses, semakin besar, dan turnamen ini tetap menjadi agenda tahunan karena sangat bermanfaat bagi pembinaan sepak bola usia dini di Bondowoso,” katanya.

Saat ditanya mengenai peluang pemain Perseka dipanggil mengikuti seleksi Banteng FC Jawa Timur, Sumanto menyatakan kesiapannya memberikan dukungan penuh.

“Insya Allah kami siap. Kalau ada pemain kami dipanggil mengikuti seleksi Banteng FC Jawa Timur, kami akan mendukung sepenuhnya. Mudah-mudahan mereka bisa membawa nama baik Bondowoso untuk PDI dan Kabupaten Bondowoso,” tegasnya.

Melalui Liga Kampung Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso berharap pembinaan sepak bola usia dini dapat berlangsung lebih terstruktur, berkelanjutan, serta menjadi pintu lahirnya generasi pesepak bola muda yang mampu mengharumkan nama Bondowoso di berbagai level kompetisi. (Rif)

Berita Terkait

Dandim Pamekasan Resmikan Jembatan Garuda, Akses Dua Dusun Kini Terhubung
Peduli Kesehatan Warga, Babinsa Kawal Posyandu di Teja Barat
Cegah DBD dan Narkoba, Babinsa Turun Langsung ke Warga
Korcam SPPG Grujugan Manfaatkan Masa Libur untuk Evaluasi dan Penguatan Layanan
Damkar Bondowoso Bersama Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Gudang Alas Tembakau
Kasus Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Berlanjut, Siswa Datangi Polres: “Kami Hanya Ingin Kembali Belajar
SH Terate Situbondo Tambah 133 Warga Baru, IPSI dan Kapolres Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi
JMSI Jatim Apresiasi Komitmen Khofifah Dukung Media Siber Berkualitas

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:44 WIB

DPC PDI Perjuangan Bondowoso Komitmen Perkuat Pembinaan Sepak Bola Usia Dini

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:04 WIB

Dandim Pamekasan Resmikan Jembatan Garuda, Akses Dua Dusun Kini Terhubung

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:45 WIB

Peduli Kesehatan Warga, Babinsa Kawal Posyandu di Teja Barat

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:53 WIB

Cegah DBD dan Narkoba, Babinsa Turun Langsung ke Warga

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:30 WIB

Korcam SPPG Grujugan Manfaatkan Masa Libur untuk Evaluasi dan Penguatan Layanan

Berita Terbaru

Berita

Cegah DBD dan Narkoba, Babinsa Turun Langsung ke Warga

Rabu, 24 Jun 2026 - 12:53 WIB