Issue, Bondowoso – Yayasan Al-Hidayah Bondowoso terus melakukan pembenahan fasilitas Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Grujugan Kidul sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Rehabilitasi dilakukan secara bertahap dengan fokus pada peningkatan fungsi dan kenyamanan area produksi makanan, Senin (22/6/2026).
Kegiatan rehabilitasi meliputi perbaikan lantai dapur, pembaruan sistem exhaust dan ducting, serta penataan ulang layout ruangan produksi. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran operasional sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang lebih efektif.
Pembenahan fasilitas ini menjadi bagian dari persiapan penguatan layanan yang selama ini dijalankan SPPG Grujugan Kidul dalam memenuhi kebutuhan penerima manfaat program.
Ketua SPPG Grujugan Kidul, M. Alfin Bardani, mengatakan bahwa peningkatan sarana produksi merupakan langkah penting dalam menjaga kualitas pelayanan dan memperkuat kesiapan dapur dalam menjalankan tugasnya.
Menurutnya, fasilitas yang baik akan berdampak langsung terhadap efektivitas kerja petugas serta kualitas proses pengolahan makanan yang dilakukan setiap hari.
“Kami ingin terus menghadirkan pelayanan yang semakin baik. Karena itu, pembenahan fasilitas dapur menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kerja sekaligus memastikan proses produksi berjalan lebih optimal,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pembaruan exhaust dan ducting dilakukan untuk meningkatkan kualitas sirkulasi udara di area dapur. Dengan sistem yang lebih baik, aktivitas memasak diharapkan berlangsung lebih nyaman dan mendukung standar kebersihan yang diterapkan.
Selain itu, perbaikan lantai juga dilakukan untuk menciptakan area kerja yang lebih aman dan mudah dirawat. Kondisi lantai yang baik dinilai penting dalam menjaga kebersihan lingkungan produksi makanan.
Tidak hanya memperbarui fasilitas utama, pengelola juga melakukan renovasi tata letak ruang kerja agar setiap tahapan produksi dapat berjalan lebih terstruktur dan efisien.
Menurut Alfin, penataan ulang layout akan membantu memperlancar alur kerja mulai dari penerimaan bahan baku, proses pengolahan, hingga pengemasan dan distribusi makanan kepada penerima manfaat.
“Harapan kami, setelah proses rehabilitasi selesai, pelayanan semakin maksimal. Kami ingin memastikan bahwa dapur ini terus berkembang menjadi fasilitas yang profesional, nyaman, dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tambahnya.
Yayasan Al-Hidayah Bondowoso menilai peningkatan fasilitas dapur sebagai investasi jangka panjang dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dengan proses rehabilitasi yang terus berjalan, Dapur SPPG Grujugan Kidul diharapkan semakin siap menjadi pusat pelayanan gizi yang modern, higienis, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh penerima manfaat di Kabupaten Bondowoso.

















