Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo Bekali Kader PERMAHI Hadapi Tantangan Hukum di Era Digital

- Wartawan

Selasa, 16 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Issue, Probolinggo – Proses kaderisasi yang digelar Dewan Pengurus Cabang (DPC) Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Probolinggo tidak hanya menjadi ajang pengenalan organisasi, tetapi juga ruang penguatan kapasitas intelektual bagi calon anggota. Hal tersebut terlihat dalam pelaksanaan Masa Perkenalan Calon Anggota (MAPERCA) II yang berlangsung di Aula Pantai Duta, Kabupaten Probolinggo, Senin (15/6/2026).

Mengangkat tema “Mencetak Kader Profesi Hukum yang Visioner, Kritis, dan Berintegritas di Tengah Dinamika Era Modern”, kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah pemateri dari berbagai latar belakang profesi hukum, termasuk unsur Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo.

Dalam kesempatan itu, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo, Taufik E. Purwanto, S.H., M.H., menyoroti pentingnya peran mahasiswa hukum dalam menjawab tantangan perkembangan hukum yang semakin kompleks di era digital.

Menurutnya, mahasiswa hukum merupakan kelompok intelektual yang memiliki tanggung jawab moral untuk ikut membangun budaya hukum di tengah masyarakat. Oleh karena itu, mereka dituntut tidak hanya memahami teori hukum, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sosial.

“Mahasiswa hukum harus mampu menjadi penghubung antara dunia akademik dan masyarakat. Pengetahuan yang dimiliki harus bisa memberikan manfaat melalui edukasi, diskusi, maupun kontribusi nyata dalam meningkatkan kesadaran hukum,” ujarnya.

Taufik menjelaskan bahwa perkembangan teknologi informasi telah menghadirkan tantangan baru dalam dunia hukum. Informasi yang beredar begitu cepat sering kali membentuk opini publik tanpa didukung pemahaman hukum yang memadai. Kondisi tersebut menuntut mahasiswa untuk memiliki kemampuan berpikir kritis dan objektif dalam melihat suatu persoalan.

Ia menekankan bahwa mahasiswa hukum harus membiasakan diri melakukan kajian berdasarkan data, fakta, dan ketentuan hukum yang berlaku, bukan sekadar mengikuti arus informasi yang berkembang di media sosial.

Selain membahas tantangan digital, Taufik juga mengingatkan pentingnya kesiapan mahasiswa dalam menghadapi berbagai perubahan regulasi yang terus berkembang. Salah satunya terkait implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional yang membawa sejumlah pembaruan dalam sistem hukum Indonesia.

Menurutnya, pemahaman terhadap perubahan regulasi menjadi bekal penting bagi mahasiswa hukum agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.

“Dunia hukum selalu berkembang. Karena itu mahasiswa harus terus belajar, memperluas wawasan, dan mengikuti perubahan regulasi agar tidak tertinggal oleh dinamika yang terjadi,” katanya.

Melalui kegiatan MAPERCA II, para peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai peran strategis mahasiswa dalam mengawal isu-isu hukum, kebijakan publik, serta berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

PERMAHI Probolinggo berharap kaderisasi ini dapat melahirkan generasi muda hukum yang memiliki kapasitas akademik, integritas moral, serta kepedulian sosial yang tinggi. Dengan bekal tersebut, para kader diharapkan mampu menjadi agen perubahan sekaligus turut berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang sadar dan taat hukum.

Menutup pemaparannya, Taufik mengajak seluruh peserta untuk menjadikan ilmu hukum sebagai sarana pengabdian kepada masyarakat.

“Kenali hukum, pahami hukum, dan sebarkan pemahaman itu kepada masyarakat. Dengan meningkatnya kesadaran hukum, kita dapat bersama-sama menciptakan kehidupan yang lebih tertib, adil, dan bermartabat,” pungkasnya.

Berita Terkait

BEMTI Gelar Ngaji Organisasi dan Pelantikan, Teguhkan Kepemimpinan Visioner dan Semangat Pengabdian
Panen Selada Air di Lapas Bondowoso Jadi Bukti Keberhasilan Program Pembinaan Warga Binaan
Lewat Komsos, Babinsa Proppo Perkuat Kerukunan dan Kesadaran Hidup Bersih
Ratusan Personel Gabungan Amankan Puncak Grebeg Suro dan Larungan Telaga Ngebel 2026
Ratusan Santri Terangi Malam Curahdami dengan Pawai Lampion Sambut 1 Muharram 1448 H
Ketua Umum IKSPI Kera Sakti Dukung Program Pelestarian Alam OPAB Pasker Pendaki, Munas Diminta Segera Digelar
Pengesahan Warga Baru PSHT 2026, Polres Bondowoso Gandeng Seluruh Elemen Demi Situasi Kondusif
Jejak Hijrah, Jejak Perjuangan Hidupkan Cahaya Dakwah

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:55 WIB

BEMTI Gelar Ngaji Organisasi dan Pelantikan, Teguhkan Kepemimpinan Visioner dan Semangat Pengabdian

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:05 WIB

Panen Selada Air di Lapas Bondowoso Jadi Bukti Keberhasilan Program Pembinaan Warga Binaan

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:02 WIB

Lewat Komsos, Babinsa Proppo Perkuat Kerukunan dan Kesadaran Hidup Bersih

Selasa, 16 Juni 2026 - 03:42 WIB

Ratusan Personel Gabungan Amankan Puncak Grebeg Suro dan Larungan Telaga Ngebel 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 03:34 WIB

Ratusan Santri Terangi Malam Curahdami dengan Pawai Lampion Sambut 1 Muharram 1448 H

Berita Terbaru