Issue, Bondowoso – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Pengesahan Calon Warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Bondowoso Tahun 2026 terus dimatangkan. Polres Bondowoso bersama unsur TNI, pemerintah daerah, IPSI, dan sejumlah perguruan pencak silat menggelar rapat koordinasi sebagai langkah antisipatif guna memastikan kegiatan berlangsung aman dan lancar.
Rapat yang berlangsung di Ruang Video Conference Polres Bondowoso, Senin (15/6/2026), dipimpin langsung oleh Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. dan diikuti berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengamanan kegiatan.
Selain jajaran Polres Bondowoso, hadir pula perwakilan Kodim 0822 Bondowoso, Yonif 514/SY, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, IPSI Bondowoso, PSHT Cabang Bondowoso, serta perwakilan perguruan pencak silat lainnya seperti IKSPI Kera Sakti Cabang Bondowoso, Tapak Suci Bondowoso, dan PC Pagar Nusa Bondowoso.
Dalam forum tersebut, seluruh peserta membahas langkah-langkah teknis pengamanan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga situasi tetap kondusif selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Kapolres Bondowoso menjelaskan bahwa prosesi pengesahan warga baru PSHT akan dilaksanakan pada 19 Juni 2026 di Aula Komisariat Yonif 514/SY, Desa Curahpoh, Kecamatan Curahdami. Berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, jumlah penggembira diperkirakan cukup besar sehingga memerlukan perhatian khusus dalam pengaturan dan pengamanan.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan kegiatan tidak hanya bergantung pada aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan kesadaran seluruh peserta dan simpatisan untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan.
“Kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga situasi yang aman dan tertib. Sinergi antara aparat, panitia, peserta, dan masyarakat menjadi kunci agar kegiatan berjalan lancar tanpa menimbulkan gangguan kamtibmas,” ujar AKBP Aryo Dwi Wibowo.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Bondowoso Kompol Nanang Sugiono menyampaikan bahwa skema pengamanan telah disiapkan secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai satuan fungsi kepolisian. Pengamanan tidak hanya difokuskan di lokasi kegiatan, tetapi juga pada jalur keberangkatan dan kepulangan peserta.
Ketua PSHT Cabang Bondowoso Widjianto, S.Pd. menyatakan pihaknya siap mendukung seluruh kebijakan pengamanan yang telah disusun bersama. Ia juga mengimbau seluruh warga PSHT agar menjaga sikap, menaati aturan, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan selama kegiatan berlangsung.
Di sisi lain, Ketua IPSI Bondowoso Sunargi menegaskan bahwa komunikasi antarperguruan pencak silat di Bondowoso terus terjalin dengan baik. Seluruh perguruan telah bersepakat menjaga kondusivitas wilayah dan mendukung suksesnya pelaksanaan pengesahan warga baru PSHT.
Untuk mendukung pengamanan, Polres Bondowoso akan menyiagakan sekitar 150 personel, didukung 60 personel Kodim 0822 Bondowoso, 30 personel Satpol PP, serta 25 personel Dinas Perhubungan. Pengawalan juga akan dilakukan terhadap mobilisasi peserta guna memastikan arus perjalanan berlangsung aman dan tertib.
Melalui koordinasi lintas sektor tersebut, seluruh pihak berharap Pengesahan Calon Warga PSHT Cabang Bondowoso Tahun 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat persaudaraan, sekaligus menjadi contoh kuatnya sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan perguruan pencak silat dalam menjaga keharmonisan di Kabupaten Bondowoso.

















