MBG di RA Nurul Hasan Kejawan Bondowoso Ubah Pola Konsumsi Siswa, Jajanan Tak Sehat Mulai Ditinggalkan

- Wartawan

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

ISSUE, Bondowoso — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan sekitar tiga bulan di TK Nurul Islam Grujugan Kidul, Kabupaten Bondowoso melalui SPPG Grujugan Kidul mulai menunjukkan dampak nyata terhadap pola konsumsi dan kebiasaan siswa di lingkungan sekolah. Salah satu perubahan yang paling terlihat adalah berkurangnya kebiasaan anak-anak membeli jajanan tidak sehat di luar sekolah.

Perubahan tersebut dirasakan setelah MBG rutin diterima siswa setiap hari sekolah. Anak-anak kini lebih terbiasa mengonsumsi makanan bergizi yang disiapkan melalui program pemerintah, sehingga ketergantungan terhadap jajanan instan perlahan berkurang.

“Yang paling nampak yang nomor satu mungkin anak-anak mengurangi jajan ciki-ciki yang kurang sehat di luar,” ujar Novi Tri Agustin, guru RA Nurul Hasan Kejawan, Grujugan, saat ditemui usai kegiatan MBG, Senin (12/1/2025).

Menurut Novi, setelah adanya MBG, kondisi anak-anak di sekolah jauh lebih siap mengikuti kegiatan belajar karena sudah mengonsumsi makanan bergizi sejak pagi. Hal ini berbeda dengan kondisi sebelumnya ketika sebagian siswa masih mengandalkan jajanan ringan sebagai asupan utama.

“Jadinya anak-anak itu di sekolah sudah kenyang dengan makanan yang real food, bukan makanan olahan,” kata Novi, yang juga tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, IAI At-Taqwa Bondowoso.

Dari sisi respons siswa, program MBG juga mendapat sambutan positif. Anak-anak menunjukkan antusiasme yang cukup tinggi terhadap makanan yang dibagikan setiap hari.

“Kalau dari siswa, kebanyakan bisa dibilang 70 persen senang,” ujarnya.

Antusiasme tersebut bahkan terlihat dari sikap anak-anak yang mulai lebih menghargai makanan. Novi menyebut, beberapa siswa membawa kotak makan sendiri dari rumah untuk menyimpan sisa makanan yang belum habis.

“Sampai anak-anak itu responnya senangnya bisa bawa kotak makan dari rumahnya jika masih ada sisa yang belum dimakan di sekolah,” tuturnya.

Dalam pelaksanaannya, program MBG di RA Nurul Hasan dijalankan dengan pengawasan ketat dari para guru. Guru berperan sejak awal kedatangan makanan hingga memastikan seluruh siswa menerima porsi yang layak.

“Peran guru sangat besar karena guru mengecek pertama awal MBG datang itu makanan layak apa tidak, lalu memastikan setiap anak dapat,” kata Novi.

Selain pengawasan di sekolah, komunikasi dengan orang tua juga terus dilakukan agar program berjalan selaras. Koordinasi dilakukan melalui grup paguyuban wali murid.

“Di grup WA paguyuban, ibu guru menginstruksikan untuk saling bekerja sama mengecek apa yang sudah anak-anak terima di sekolah,” ujarnya.

Novi berharap kebiasaan mengonsumsi makanan sehat yang mulai terbentuk melalui MBG dapat terus berlanjut, tidak hanya selama program berlangsung, tetapi juga menjadi kebiasaan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.

Berita Terkait

Babinsa Waru Turun Tangan, Bantu Warga Bangun Kamar Mandi
Noe Letto Cicipi Kopi Endemik Bondowoso, Dorong Penguatan Ekosistem agar Tembus Pasar Dunia
Babinsa Larangan Kawal Cabai Warga, Ketahanan Pangan Makin Kuat
H. Her Hadiri JJS Soft Opening Central 88 Gold Jewelry, Borong 2KG Emas
Usung Slogan Membeli dan Berbagi, Toko Emas Central 88 Pamekasan Salurkan 100 Persen Hasil Penjualan ke Yatim dan Dhuafa
Dandim Pamekasan Hadiri Jalan Sehat Central 88 di Arek Lancor PAMEKASAN – Dandim
Disparbudpora Bondowoso Bidik Dampak Ekonomi dari 2.350 Peserta Night Run 2026
KKN INHAFI Bawean 2026, Kelompok 02, Dorong Keselamatan Jalan melalui Pemasangan Reflektor

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:06 WIB

Babinsa Waru Turun Tangan, Bantu Warga Bangun Kamar Mandi

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Noe Letto Cicipi Kopi Endemik Bondowoso, Dorong Penguatan Ekosistem agar Tembus Pasar Dunia

Senin, 31 Agustus 2026 - 05:40 WIB

Babinsa Larangan Kawal Cabai Warga, Ketahanan Pangan Makin Kuat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:06 WIB

H. Her Hadiri JJS Soft Opening Central 88 Gold Jewelry, Borong 2KG Emas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:34 WIB

Usung Slogan Membeli dan Berbagi, Toko Emas Central 88 Pamekasan Salurkan 100 Persen Hasil Penjualan ke Yatim dan Dhuafa

Berita Terbaru

Berita

Babinsa Waru Turun Tangan, Bantu Warga Bangun Kamar Mandi

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:06 WIB