ISSUE, Bondowoso – 23 Desember 2025 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bondowoso (UNIBO) Posko 2 Desa Sempol, Kecamatan Prajekan, menciptakan inovasi teknologi tepat guna berupa tempat sampah elektrik berbasis sensor. Inovasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan kebersihan dan higienitas masyarakat.
Tempat sampah ini dilengkapi sensor otomatis yang memungkinkan tutup terbuka sendiri saat mendeteksi gerakan tangan pengguna. Dengan sistem tanpa sentuh, inovasi ini dinilai lebih steril dan modern dibandingkan tempat sampah konvensional.
Rektor Universitas Bondowoso, Samsul Arifin, M.HI, mengapresiasi karya mahasiswa tersebut. Ia bahkan berencana mendaftarkan inovasi ini ke Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
“Ini inovasi yang bagus dan punya nilai lebih. InsyaAllah akan kami ajukan hak ciptanya, karena tahun ini UNIBO masih belum memiliki produk paten,” ujarnya.
Apresiasi serupa disampaikan Wakil Rektor I UNIBO, Leni Agustin, S.Kep., M.Kep. Menurutnya, mahasiswa perlu terus didorong untuk berani menghasilkan inovasi di bidang teknologi.
“Produk mahasiswa jangan hanya soal makanan, tapi juga inovasi teknologi seperti ini. Keren,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Sempol, Muhamat Hosen, mengaku bangga atas terobosan yang dihadirkan mahasiswa KKN. Ia menilai tempat sampah elektrik tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan lebih luas.
Pemerintah Desa Sempol pun berencana mengalokasikan anggaran agar inovasi tersebut dapat diproduksi lebih banyak dan dikembangkan hingga tingkat Kabupaten Bondowoso.















