PMII Bondowoso Soroti Peredaran Rokok Ilegal, Satpol PP Diminta Bertindak Tegas

- Wartawan

Selasa, 17 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ISSUE, Bondowoso 17 Juni 2025 — Peredaran rokok ilegal yang masih marak di wilayah Kabupaten Bondowoso mendapat perhatian serius dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bondowoso. Dalam pernyataannya, PC PMII mendesak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk memperketat pengawasan dan mengambil langkah hukum terhadap peredaran rokok tanpa cukai yang dinilai merugikan daerah.

Menurut PC PMII, keberadaan rokok ilegal menjadi ancaman nyata bagi keberlangsungan penerimaan daerah. Rokok tanpa cukai secara langsung menghilangkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menghambat alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) yang seharusnya kembali ke daerah dalam bentuk program pembangunan.

“Masih banyak rokok ilegal dijual bebas di pasaran. Ini bukan sekadar pelanggaran, tapi bentuk nyata kerugian ekonomi bagi masyarakat dan pemerintah daerah,” ujar perwakilan PMII.

Cukai hasil tembakau menjadi salah satu sumber utama pendanaan untuk program peningkatan kualitas petani tembakau, edukasi masyarakat, serta kampanye penanggulangan rokok ilegal itu sendiri. Oleh karena itu, PMII menilai, pembiaran terhadap rokok ilegal sama dengan menutup pintu bagi kemajuan daerah.

PC PMII Bondowoso mengusulkan beberapa langkah strategis yang perlu diambil Satpol PP, antara lain:

  1. Melakukan penindakan berkala terhadap jaringan distribusi rokok ilegal dari hulu hingga hilir.
  2. Meningkatkan koordinasi dengan Bea Cukai serta aparat penegak hukum terkait.
  3. Melakukan penyuluhan kepada masyarakat, pedagang, dan pelaku usaha kecil tentang bahaya ekonomi dari rokok ilegal serta sanksi hukum yang menyertainya.

“Setiap batang rokok tanpa cukai yang lolos dari pengawasan, berarti hilangnya dana pembangunan yang seharusnya dinikmati masyarakat,” tambahnya.

PC PMII meyakini, melalui tindakan tegas dan kolaborasi lintas sektor, peredaran rokok ilegal di Bondowoso dapat ditekan secara signifikan. Hal ini diharapkan mampu mendorong peningkatan PAD serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara lebih merata.

Berita Terkait

Babinsa Koramil 0826-08/Palengaan Hadiri Giat Musrembang Di Desa Panaan
Kodim 0826/Pamekasan Gelar Giat Donor Darah Dalam Rangka Peringati HUT Persit Kartika Chandra Kirana ke-80
Bencana Alam Di Pasean, Polisi Berikan Bantuan Obat-Obatan dan Pelayanan Kesehatan Gratis Kepada Warga yang Terdampak
Babinsa 0826 Bersama Warga Gotong Royong Bertujuan Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Akan Pentingnya Kebersihan
Bentuk Kepedulian Babinsa Waru Terhadap Petani Binaan Guna Mendukung Produktivitas Pertanian
Babinsa Koramil 0826/Larangan Silaturahmi Ke Rumah Kiyai Ashari di Dusun Temor Lorong
Wakapolres Pamekasan Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Keselamatan Semeru Tahun 2026
Kolaborasi Babinsa Dengan Petugas Pasar 17 Agustus, Laksanakan Giat Bersih-Bersih Agar Tercipta Rasa Nyaman Kepada Para Pengunjung

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 03:01 WIB

Babinsa Koramil 0826-08/Palengaan Hadiri Giat Musrembang Di Desa Panaan

Rabu, 4 Februari 2026 - 02:50 WIB

Kodim 0826/Pamekasan Gelar Giat Donor Darah Dalam Rangka Peringati HUT Persit Kartika Chandra Kirana ke-80

Selasa, 3 Februari 2026 - 04:08 WIB

Bencana Alam Di Pasean, Polisi Berikan Bantuan Obat-Obatan dan Pelayanan Kesehatan Gratis Kepada Warga yang Terdampak

Selasa, 3 Februari 2026 - 02:04 WIB

Babinsa 0826 Bersama Warga Gotong Royong Bertujuan Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Akan Pentingnya Kebersihan

Senin, 2 Februari 2026 - 07:05 WIB

Bentuk Kepedulian Babinsa Waru Terhadap Petani Binaan Guna Mendukung Produktivitas Pertanian

Berita Terbaru