ISSUE, Sapeken 1 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 64 melaksanakan program kerja reboisasi melalui penanaman pohon mangrove di Pantai Tembing, Dusun Tembing, Kecamatan Sapeken, pada Sabtu (1/8). Kegiatan ini melibatkan seluruh mahasiswa KKN Posko 64 bersama masyarakat setempat sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
Reboisasi mangrove menjadi salah satu program unggulan KKN Posko 64 yang berorientasi pada pelestarian lingkungan. Mangrove memiliki peran penting sebagai pelindung alami kawasan pantai dari ancaman abrasi, menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, serta menjadi habitat bagi berbagai jenis biota laut. Oleh karena itu, penanaman mangrove diharapkan mampu memberikan manfaat ekologis sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.
Kegiatan diawali dengan pengarahan mengenai teknik penanaman mangrove yang benar agar bibit memiliki peluang tumbuh yang optimal. Selanjutnya, mahasiswa KKN bersama masyarakat melakukan penanaman bibit secara gotong royong di sepanjang area yang telah ditentukan. Kebersamaan dan antusiasme masyarakat menjadi salah satu faktor yang mendukung kelancaran kegiatan tersebut.
Setelah seluruh bibit selesai ditanam, peserta melakukan pengecekan kembali untuk memastikan setiap bibit tertanam dengan baik. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai simbol komitmen mahasiswa dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
Koordinator KKN Posko 64 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui aksi yang memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan. Menurutnya, keberhasilan pelestarian mangrove tidak hanya bergantung pada proses penanaman, tetapi juga pada komitmen bersama dalam merawat dan menjaganya agar dapat tumbuh dengan baik.
Melalui kegiatan reboisasi ini, KKN Posko 64 berharap dapat menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya konservasi mangrove serta memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga kelestarian alam. Diharapkan, pohon-pohon mangrove yang ditanam hari ini akan menjadi benteng alami bagi Pantai Tembing sekaligus memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat pesisir di masa mendatang.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara mahasiswa dan masyarakat mampu menghadirkan aksi nyata dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Melalui langkah sederhana berupa penanaman mangrove, KKN Posko 64 menunjukkan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama demi terciptanya ekosistem pesisir yang lestari untuk generasi yang akan datang


















