Berlogikalah Sebagaimana Pemikir Kiri, Tanpa Membuang Jati Diri Seorang Santri

- Wartawan

Jumat, 19 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Arik Irawan (Demisioner Ketua IKMASS Bondowoso Priode lV) 

ISSUE, Opini. Berlogika dengan cara pemikir kiri sering diidentikkan dengan sikap kritis, analitis, dan berani menggugat struktur ketidakadilan. Pemikir kiri tidak puas dengan jawaban yang sudah mapan, mereka mengajukan pertanyaan-pertanyaan tajam terhadap realitas sosial, politik, dan ekonomi. Sikap kritis ini sesungguhnya tidak bertentangan dengan jati diri seorang santri.

Santri dibentuk oleh tradisi pesantren yang menekankan kedalaman ilmu, keikhlasan, serta ketundukan pada nilai-nilai agama. Namun, nilai itu bukan berarti membatasi daya nalar kritis. Justru, tradisi keilmuan Islam klasik banyak melahirkan ulama yang berpikir tajam, kritis, bahkan progresif, tanpa tercerabut dari iman dan akhlaknya.

Artinya, seorang santri tetap bisa mengasah logika setajam pemikir kiri: mempertanyakan ketidakadilan, mengkritisi penyalahgunaan kekuasaan, serta memperjuangkan keberpihakan pada kaum lemah. Tetapi semua itu dilakukan tanpa menanggalkan akhlak kesantrian: rendah hati, menjaga adab, dan berlandaskan nilai-nilai syariat.

Maka, berlogika seperti pemikir kiri bukan berarti menjadi sekuler apalagi menanggalkan agama. Justru, ia menjadi bentuk penyempurnaan: ketajaman akal yang berpadu dengan kejernihan hati. Identitas santri memberi pondasi spiritual, sementara logika kritis ala pemikir kiri memberi kekuatan untuk membela kebenaran dan keadilan. Inilah harmoni antara nalar kritis dan nilai religius yang mestinya tumbuh di tengah masyarakat kita terutama alumni yang sudah banyak mengenyam ilmu dari lumbung pesantren.

Sumber Berita : IKMASS BONDOWOSO

Berita Terkait

Kepala MTsN 4 Bondowoso: Video Viral MBG Tidak Utuh, Sekolah Tetap Dukung Program Presiden
Dandim Pamekasan Hadiri Peringatan Hari Koperasi Yang Di Gelar Di Pendopo
Demokrat-PKS Soroti APBD 2025: Dari Temuan BPK hingga Gagalnya Program
PDI Perjuangan Soroti SILPA, Program Berubah di Tengah Jalan hingga Aset Bermasalah
PEMBERSATU Bondowoso Perkuat Gerakan Pemuda Peduli, Satukan Bakti Sosial, Mahasiswa KKN, dan Wakil Rakyat
Universitas Bondowoso Siapkan KKN Berbasis Dampak, Mahasiswa Diminta Tinggalkan Warisan Pembangunan di Desa
Kader PMII Ahmad Nawawi Terpilih Pimpin Aliansi Eksekutif Bondowoso, Usung Gerakan Mahasiswa yang Berdampak bagi Daerah
KBSB TNI AD Bergerak, Babinsa Pademawu Pastikan Pengeboran Air Berjalan Lancar

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:11 WIB

Kepala MTsN 4 Bondowoso: Video Viral MBG Tidak Utuh, Sekolah Tetap Dukung Program Presiden

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:13 WIB

Dandim Pamekasan Hadiri Peringatan Hari Koperasi Yang Di Gelar Di Pendopo

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:27 WIB

Demokrat-PKS Soroti APBD 2025: Dari Temuan BPK hingga Gagalnya Program

Senin, 20 Juli 2026 - 23:45 WIB

PDI Perjuangan Soroti SILPA, Program Berubah di Tengah Jalan hingga Aset Bermasalah

Senin, 20 Juli 2026 - 12:31 WIB

PEMBERSATU Bondowoso Perkuat Gerakan Pemuda Peduli, Satukan Bakti Sosial, Mahasiswa KKN, dan Wakil Rakyat

Berita Terbaru