Audiensi Tak Ditemui, GMB Pertanyakan Pelayanan Publik BC Madura 

- Wartawan

Selasa, 4 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ISSUE.CO.ID,PAMEKASAN – Upaya sejumlah Aktivis yang tergabung dalam Gerakan Melati Bersatu (GMB) untuk berdiskusi mengenai masukan-masukan yang harus dibenahi oleh Bea Cukai (BC) Madura terkait perizinan berakhir dengan kekecewaan.

 

Pasalnya, Kedatangan mereka di Kantor BC Madura pada Selasa, 04 Agustus, Sekira Pukul 10.00 WIB, bersurat resmi dengan Nomor: 03/GMB/VII/2026 dengan permohonan audiensi.

 

Namun, hingga hari H, tidak ada konfirmasi atau pemberitahuan sebelumnya dari pihak BC Madura mengenai pembatalan atau ketidakhadiran.

 

Koordinator GMB, Suja’i tak dapat menyembunyikan kekecewaannya atas tidak adanya respons dari Pihak BC Madura Pamekasan.

 

“Surat pemberitahuan sudah dari tanggal 31 Juli kami layangkan, namun tidak ada respons positif BC Madura Pamekasan,” tuturnya dengan nada kecewa.

 

Ia menambahkan, persoalan yang dibawa untuk mempertanyakan terkait sulitnya penerbitan beberapa izin dlm operasional perusahan barang kena cukai.

 

“Setelah kami kaji dari sisi peraturan ternyata penerbitan izin maksimal hanya satu bulan. Tapi kenyataan yang muncul untuk mengurus izin harus berbulan-bulan dan bahkan bertahun-tahun,” ungkapnya.

 

Ia pun mempertanyakan kualitas pelayanan publik di BC Madura Pamekasan jika permohonan audiensi saja tidak mendapatkan respons yang layak.

 

“Buruknya pelayanan di Bea Cukai ini yang menjadi atensi kami. Bea Cukai Madura tidak boleh menjadi penghambat usaha masyarakat dalam mendapatkan izin operasional perusahaan,” paparnya.

 

Selanjutnya, Suja’i menuturkan akan bersurat kembali. namun, tidak lagi audiensi akan tetapi berdiskusi di jalanan dengan ratusan pemuda dan sejumlah elemen masyarakat.

 

“Selanjutnya kami akan bersurat kembali, dan kami pastikan akan menutup Kantor BC Madura karena sudah tidak lagi berpihak kepada kepentingan Rakyat,” tukasnya.

Berita Terkait

Babinsa Palengaan Tak Mundur, Pengeboran Air Tembus Tanah Berbatuan
Bukan Sekadar Lomba, SMP Maarif 4 Pamekasan Tanamkan Nilai Sportivitas
Dari Bondowoso ke Istana Negara, Dua Generasi SMAN 1 Tenggarang Torehkan Kisah Berbeda
Loreng Sakera Membara di Yogyakarta, 2.500 Personel Siap Kawal Perayaan 81 Tahun Kemerdekaan RI
Dandim 0826/Pamekasan Jadi Irup Penurunan Bendera Merah Putih di Pendopo Agung Ronggo Sukowati
PSHT Jambesari Hadiri Upacara HUT RI ke-81, Ketua Ranting Tekankan Persatuan dan Nasionalisme
Dua Piala untuk Cindogo, Bukti Kekompakan Warga di Hari Kemerdekaan
SMPN 1 dan SMKN 1 Tamanan Kolaborasi Meriahkan HUT ke-81 RI Lewat Panggung Seni

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:05 WIB

Babinsa Palengaan Tak Mundur, Pengeboran Air Tembus Tanah Berbatuan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:41 WIB

Bukan Sekadar Lomba, SMP Maarif 4 Pamekasan Tanamkan Nilai Sportivitas

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Dari Bondowoso ke Istana Negara, Dua Generasi SMAN 1 Tenggarang Torehkan Kisah Berbeda

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:37 WIB

Loreng Sakera Membara di Yogyakarta, 2.500 Personel Siap Kawal Perayaan 81 Tahun Kemerdekaan RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:47 WIB

Dandim 0826/Pamekasan Jadi Irup Penurunan Bendera Merah Putih di Pendopo Agung Ronggo Sukowati

Berita Terbaru