Merah Putih Berkibar, Kesejahteraan Guru Masih Terpinggirkan

- Wartawan

Minggu, 16 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Abdul Halim (ketua Dua bidang advokasi PK PMII Universitas ibrahimy) 

ISSUE, Opini. Setiap 17 Agustus, kita kembali merayakan kemerdekaan dengan penuh kebanggaan. Bendera Merah Putih berkibar di berbagai sudut negeri, lagu kebangsaan dinyanyikan, dan berbagai perlombaan digelar untuk mengenang perjuangan para pahlawan. Namun, di tengah semarak perayaan kemerdekaan, ada satu pertanyaan yang seharusnya tidak kita lupakan: sudahkah mereka yang setiap hari mencerdaskan generasi bangsa benar-benar merasakan kemerdekaan?

Guru adalah salah satu jawabannya.

Di ruang kelas, guru mengajarkan ilmu, membentuk karakter, dan menjadi salah satu fondasi masa depan bangsa. Mereka datang bukan hanya membawa buku pelajaran, tetapi juga membawa tanggung jawab besar untuk mendidik anak-anak Indonesia.

Ironisnya, masih banyak guru yang harus menjalani kehidupan dengan penghasilan yang sangat kecil. Bahkan, sebagian harus mencari pekerjaan tambahan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bagaimana mungkin kita berbicara tentang Indonesia yang maju jika orang-orang yang mendidik generasi penerusnya masih harus berjuang keras hanya untuk mencukupi kebutuhan hidup?

Kemerdekaan seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai bebas dari penjajahan. Kemerdekaan juga berarti setiap warga negara memiliki kesempatan untuk hidup layak dan mendapatkan penghargaan atas pengabdiannya.

Maka, pada momentum 17 Agustus ini, selain bertanya “Apa yang sudah kita lakukan untuk bangsa?”, mungkin kita juga perlu bertanya, “Sudahkah bangsa ini memberikan kehidupan yang layak bagi para gurunya?”

Jangan sampai kita terlalu sibuk menaikkan bendera di tiang, tetapi lupa menaikkan kesejahteraan mereka yang setiap hari mengangkat derajat bangsa melalui pendidikan.

Sebab, kemerdekaan yang sesungguhnya bukan hanya ketika Merah Putih berkibar, tetapi ketika setiap guru yang mengabdi dapat hidup dengan layak dan bermartabat.

Berita Terkait

Keren! SMAN 2 Bondowoso Borong Juara 1 Gerak Jalan Pelajar
Tiga Siswa Bondowoso Tembus OSN Nasional, Dua Wakili Jatim di Matematika
UNEJ dan SMK PPN 1 Tegalampel Uji Cara Baru Belajar Bahasa Inggris, Pertanian Jadi Konteks Utama
Ratusan Santri Ramaikan Porsadin VII Probolinggo, FKDT Bidik Prestasi Nasional
Mahasiswa KKN Universitas Bondowoso Gelar Sosialisasi: Stop Perundungan di SDN Pakisan 05 Tlogosari
UNIBO Luncurkan KKN 2026 di Tlogosari, Dorong Transformasi Digital hingga Tingkat Desa
Dewan Pendidikan Minta Temuan Lapangan Tak Berhenti Jadi Catatan, Bupati Didorong Percepat Pembenahan Pendidikan
Didukung Dispendik, Korwilcam Bondowoso Mulai Gerakan Seribu Buku Karya Murid

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:57 WIB

Merah Putih Berkibar, Kesejahteraan Guru Masih Terpinggirkan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Keren! SMAN 2 Bondowoso Borong Juara 1 Gerak Jalan Pelajar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:30 WIB

Tiga Siswa Bondowoso Tembus OSN Nasional, Dua Wakili Jatim di Matematika

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:16 WIB

UNEJ dan SMK PPN 1 Tegalampel Uji Cara Baru Belajar Bahasa Inggris, Pertanian Jadi Konteks Utama

Senin, 10 Agustus 2026 - 03:36 WIB

Ratusan Santri Ramaikan Porsadin VII Probolinggo, FKDT Bidik Prestasi Nasional

Berita Terbaru

Pendidikan

Merah Putih Berkibar, Kesejahteraan Guru Masih Terpinggirkan

Minggu, 16 Agu 2026 - 05:57 WIB