UNEJ dan SMK PPN 1 Tegalampel Uji Cara Baru Belajar Bahasa Inggris, Pertanian Jadi Konteks Utama

- Wartawan

Kamis, 13 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim Aktual, Bondowoso — Pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah kejuruan tidak cukup hanya mengajarkan kemampuan berbahasa secara umum. Bahasa juga perlu ditempatkan dalam konteks keahlian yang dipelajari siswa agar memiliki manfaat yang lebih nyata. Gagasan tersebut coba diterapkan Universitas Jember (UNEJ) bersama SMK PPN 1 Tegalampel melalui SALLAGRI (Self Access Language Learning for Agriculture).

Program implementasi dan sosialisasi SALLAGRI berlangsung pada 10–13 Agustus 2026 di SMK PPN 1 Tegalampel, Kabupaten Bondowoso. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat UNEJ yang membawa inovasi pembelajaran Bahasa Inggris berbasis potensi dan budaya lokal, khususnya sektor pertanian.

SALLAGRI merupakan website pembelajaran Bahasa Inggris mandiri yang dikembangkan melalui kolaborasi lintas keilmuan di UNEJ, antara Pendidikan Bahasa Inggris FKIP dan Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian.

Tim SALLAGRI terdiri dari Ika Fitriani, S.Pd., M.Pd., Emilda Oktaviyani, S.S., M.Pd., dan Ali Wafa, S.P., M.Si. Platform tersebut dirancang untuk memungkinkan siswa belajar secara mandiri terbimbing dengan materi yang disesuaikan dengan bidang pertanian.

Pendekatan ini menjadi penting karena siswa SMK PPN 1 Tegalampel tidak hanya belajar Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran, tetapi juga dipersiapkan untuk memiliki kompetensi di bidang pertanian. Karena itu, materi bahasa dikembangkan agar memiliki keterkaitan dengan dunia keahlian mereka.

Melalui SALLAGRI, siswa dapat menemukan berbagai konten Bahasa Inggris yang disusun secara inklusif serta dilengkapi fitur interaktif berbasis gamifikasi. Konsep tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk belajar dengan cara yang lebih fleksibel dan tidak sepenuhnya bergantung pada pembelajaran tatap muka.

Website tersebut juga dapat digunakan sebagai materi suplemen oleh guru maupun sebagai sarana belajar mandiri siswa di luar kelas.

Kepala SMK PPN 1 Tegalampel, Sujianto, M.Pd., menyampaikan apresiasi terhadap program yang diberikan UNEJ.

“Kami menyampaikan terima kasih dan rasa syukur atas program dari Universitas Jember yang diwujudkan dalam bentuk website belajar Bahasa Inggris SALLAGRI kepada siswa SMK PPN 1 Tegalampel. Besar harapan kami agar siswa semakin mahir berbahasa Inggris, khususnya dalam konteks pertanian,” ungkapnya.

Guru Bahasa Inggris SMK PPN 1 Tegalampel, Steven Leo Agusta, S.Pd., juga menyambut positif inovasi tersebut. Kehadiran SALLAGRI dinilai memberikan alternatif pembelajaran yang dapat memperkaya pengalaman siswa dalam mempelajari Bahasa Inggris.

Sementara itu, para siswa memberikan respons positif terhadap penggunaan platform tersebut. Mereka merasakan pengalaman belajar yang berbeda karena materi Bahasa Inggris dikaitkan langsung dengan bidang pertanian yang menjadi kompetensi utama di sekolah.

Tidak hanya melibatkan dosen, program ini juga membuka ruang bagi mahasiswa UNEJ untuk terlibat sebagai asisten lapangan. Kehadiran mahasiswa membantu proses implementasi sekaligus menciptakan interaksi akademik yang lebih dekat antara perguruan tinggi dan siswa sekolah vokasi.

Salah satu mahasiswa yang terlibat, Muhammad Rafi Sofyan Putra, mengaku bangga melihat antusiasme para siswa ketika mencoba menggunakan SALLAGRI.

Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa pendidikan vokasi memiliki ruang besar untuk mengembangkan model pembelajaran lintas disiplin. Bahasa Inggris dapat menjadi keterampilan pendukung yang membantu siswa memahami perkembangan teknologi, informasi, dan literatur pertanian yang semakin luas.

Di sisi lain, pengembangan SALLAGRI juga membawa potensi lokal Bondowoso ke dalam ruang pembelajaran. Pertanian tidak hanya menjadi bidang keahlian, tetapi juga menjadi konteks yang membuat pembelajaran Bahasa Inggris terasa lebih dekat dengan kehidupan siswa.

Melalui sinergi UNEJ dan SMK PPN 1 Tegalampel, SALLAGRI diharapkan dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan secara berkelanjutan. Inovasi tersebut diharapkan mampu membantu mencetak lulusan SMK yang tidak hanya menguasai keterampilan pertanian, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi dan literasi global.

Pada akhirnya, tantangannya bukan sekadar membuat siswa bisa berbahasa Inggris, tetapi bagaimana kemampuan tersebut benar-benar menjadi bekal untuk membawa kompetensi pertanian lokal Bondowoso memasuki ruang yang lebih luas.

Berita Terkait

Batik Tamanan Naik Panggung, Fashion Show Jadi Etalase Budaya dan UMKM Lokal
Karya Bakti TNI AD Pamekasan Tuntas, Penutupan Disiapkan Meriah
Keren! SMAN 2 Bondowoso Borong Juara 1 Gerak Jalan Pelajar
Tiga Siswa Bondowoso Tembus OSN Nasional, Dua Wakili Jatim di Matematika
Serapan Anggaran Dinkes Bondowoso Naik, Rp1,1 Miliar Pendapatan BLUD Dipasang dalam Perubahan APBD
Jembatan Garuda dan Air Bersih Diresmikan, Dandim Pamekasan Hadir Bersama Warga Batumarmar
Cek Kesehatan Jangan Menunggu Sakit, Nihayatul Wafiroh Soroti Tantangan Preventif di Bondowoso
Dandim Pamekasan Dukung Penuh Semarak Gerak Jalan SD/MI Di HUT RI KE-81

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:19 WIB

Batik Tamanan Naik Panggung, Fashion Show Jadi Etalase Budaya dan UMKM Lokal

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:50 WIB

Karya Bakti TNI AD Pamekasan Tuntas, Penutupan Disiapkan Meriah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Keren! SMAN 2 Bondowoso Borong Juara 1 Gerak Jalan Pelajar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:30 WIB

Tiga Siswa Bondowoso Tembus OSN Nasional, Dua Wakili Jatim di Matematika

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Serapan Anggaran Dinkes Bondowoso Naik, Rp1,1 Miliar Pendapatan BLUD Dipasang dalam Perubahan APBD

Berita Terbaru

Berita

Keren! SMAN 2 Bondowoso Borong Juara 1 Gerak Jalan Pelajar

Kamis, 13 Agu 2026 - 11:28 WIB