Sambut Harjakasi ke-208, Rayon Istimewa IKSASS IKMASS Situbondo Gelar Seminar Kebangsaan tentang Kepemimpinan Santri

- Wartawan

Rabu, 5 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama setelah acara

ISSUE, Situbondo 4 Agustus 2026 – Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-208, Ikatan Mahasiswa Alumni Salafiyah Syafi’iyah (IKMASS) Situbondo menggelar Seminar Kebangsaan bertema “Transformasi Kepemimpinan Santri di Kota Santri” di Pondok Pesantren Nurul Ulum Semiring, Selasa (4/8). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi IKMASS dalam menyemarakkan Harjakasi melalui penguatan nilai-nilai kebangsaan, kepemimpinan, dan semangat pengabdian generasi muda.

Seminar menghadirkan Hj. Zeiniye, S.Ag., M.E., Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur sekaligus alumni Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, sebagai narasumber utama. Dalam penyampaian materinya, beliau menegaskan bahwa santri memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa dan daerah. Menurutnya, kepemimpinan santri harus dibangun di atas fondasi keilmuan, akhlak, integritas, serta semangat pengabdian, sehingga mampu melahirkan pemimpin yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai pesantren.

Seminar berlangsung dengan penuh antusias. Peserta yang terdiri dari mahasiswa, pelajar, santri, serta masyarakat umum mengikuti jalannya kegiatan hingga selesai. Suasana diskusi semakin hidup saat sesi tanya jawab, di mana peserta aktif menyampaikan gagasan dan pertanyaan mengenai tantangan kepemimpinan generasi muda, peran santri dalam kehidupan berbangsa, serta kontribusi pemuda dalam pembangunan Kabupaten Situbondo.

Ketua Umum IKMASS Situbondo, Ahadian Irsal Syauqi, menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bagian dari ikhtiar IKMASS untuk ikut menyemarakkan Harjakasi ke-208 melalui kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, tema kepemimpinan santri dipilih karena santri memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak perubahan yang tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kebudayaan lokal.

Sementara itu, Ketua Panitia, Muhammad Adib Zairozi, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, khususnya kepada narasumber, Pondok Pesantren Nurul Ulum Semiring, panitia, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Ia berharap seminar ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi ruang belajar yang melahirkan semangat baru bagi generasi muda untuk terus berkarya dan mengabdi kepada masyarakat.

Harjakasi ke-208 diharapkan menjadi momentum bersama untuk mewujudkan Kabupaten Situbondo yang lebih baik ke depannya.

Berita Terkait

Mahasiswa KKN Posko 64 Gelar Reboisasi Mangrove di Pantai Tembing sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan Pesisir
Tak Sekadar Mengawal, Babinsa Ikut Kebut Pembangunan RTLH
Audiensi Tak Ditemui, GMB Pertanyakan Pelayanan Publik BC Madura 
Putra Daerah Yang Humanis, Dandim Pamekasan Serukan Gerakan Pengibaran Bendera Merah Putih Jelang HUT Ke-81 RI
Dandim 0826/Pamekasan Serahkan Cenderamata pada Kenal-Pamit Kapolres Pamekasan
Koramil Waru Pamekasan Bangun Kepedulian Lingkungan Lewat KBSB 
Sambut HUT Korem Bhaskara Jaya, Prajurit Kodim Pamekasan Gelar Doa Bersama
AKBP Wahyu Hidayat Resmi Pimpin Polres Pamekasan

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Sambut Harjakasi ke-208, Rayon Istimewa IKSASS IKMASS Situbondo Gelar Seminar Kebangsaan tentang Kepemimpinan Santri

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Mahasiswa KKN Posko 64 Gelar Reboisasi Mangrove di Pantai Tembing sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan Pesisir

Rabu, 5 Agustus 2026 - 03:36 WIB

Tak Sekadar Mengawal, Babinsa Ikut Kebut Pembangunan RTLH

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Audiensi Tak Ditemui, GMB Pertanyakan Pelayanan Publik BC Madura 

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 03:10 WIB

Dandim 0826/Pamekasan Serahkan Cenderamata pada Kenal-Pamit Kapolres Pamekasan

Berita Terbaru