Issue, Bondowoso – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di TK Negeri Pembina Bondowoso tak hanya menjadi ruang edukasi bagi orang tua dan anak, tetapi juga dimanfaatkan Agen Buah Rian Semangka Balap (R-sb) untuk mengampanyekan pentingnya konsumsi buah lokal sejak usia dini.
Dalam kegiatan yang diselenggarakan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bondowoso tersebut, sekitar 200 ibu dan anak dari berbagai Taman Kanak-kanak mendapatkan sajian semangka dan melon segar sebagai bagian dari edukasi gizi.
Kehadiran semangka dan melon lokal menjadi perhatian tersendiri. Anak-anak terlihat antusias menikmati buah yang dibagikan setelah mengikuti rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional.
Pemilik Agen Buah Rian Semangka Balap (R-sb), Haryanto, mengatakan keterlibatan pihaknya merupakan bentuk dukungan terhadap tumbuh kembang anak sekaligus upaya memperluas kecintaan masyarakat terhadap buah hasil petani Bondowoso.
Menurutnya, mengenalkan buah lokal kepada anak-anak menjadi langkah sederhana, namun memiliki dampak besar terhadap kebiasaan hidup sehat sekaligus keberlangsungan sektor pertanian daerah.
Ia berharap semakin banyak kegiatan pendidikan maupun sosial yang melibatkan produk-produk pertanian lokal, sehingga anak-anak terbiasa mengonsumsi hasil panen daerahnya sendiri.
Selain itu, meningkatnya konsumsi semangka dan melon lokal juga diharapkan mampu membuka pasar yang lebih luas bagi para petani Bondowoso.
Salah seorang wali murid, Nuraini, mengaku anak-anak tampak menikmati buah yang disediakan panitia. Menurutnya, rasa semangka dan melon yang segar membuat hampir seluruh peserta langsung menghabiskannya.
“Semangka dan melonnya enak, segar, dan manis,” ujar Nuraini, Kamis (29/7/2026).
Ia menambahkan, semangka dan melon dari Agen Semangka Balap menjadi salah satu sajian yang paling disukai anak-anak selama kegiatan berlangsung.
“Ibu-ibu dan anak-anak TK sangat menyukai buah dari Agen Semangka Balap itu,” katanya.
Haryanto menilai kebiasaan makan buah juga selaras dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai diterapkan kepada anak usia dini melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menurutnya, kolaborasi antara pelaku usaha lokal dan kegiatan edukasi seperti Hari Anak Nasional dapat menjadi langkah nyata membangun generasi yang lebih sehat, sekaligus meningkatkan nilai ekonomi buah-buahan lokal Bondowoso.


















