FKIP UNEJ Perkuat Kompetensi Guru SMK PPN 1 Tegalampel Lewat Workshop Pembelajaran Inovatif

- Wartawan

Jumat, 24 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Issue, Bondowoso – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember (UNEJ) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi guru. Komitmen tersebut diwujudkan melalui workshop pembelajaran inovatif bagi guru dan tenaga kependidikan di SMK PPN 1 Tegalampel Bondowoso, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMK PPN 1 Tegalampel itu merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNEJ. Workshop diikuti dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNEJ, dosen Fakultas Pertanian Universitas Jember, serta seluruh guru dan tenaga kependidikan SMK PPN 1 Tegalampel.

Kepala SMK PPN 1 Tegalampel, Sujianto, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin antara sekolah dengan Universitas Jember. Menurutnya, kolaborasi tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi guru sekaligus pengembangan kualitas peserta didik.

“Terima kasih banyak atas kerja sama yang dibangun, yang tentu tidak dalam waktu yang sebentar. Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNEJ, bersama dosen Fakultas Pertanian khususnya di bidang hama tanaman yang berkenan membersamai proses penelitian sekaligus pengabdian masyarakat di sekolah kami. Kami merasa bangga, karena kami terpilih menjadi sekolah sasaran dengan penguatan kompetensi guru di bidang bahasa Inggris, dan pertanian. Tak hanya itu, kami juga berterima kasih karena kegiatan ini akan berlanjut dengan penguatan kompetensi Bahasa Inggris bagi murid-murid di SMK PPN 1 Tegalampel. Kami bangga, dan banyak berterima kasih atas peluang kerja sama ini,” ujar Sujianto.

Workshop diawali dengan penyampaian materi oleh Ika Fitriani, S.Pd., M.Pd. mengenai Self-Access Language Learning (SALL). Ia menjelaskan bahwa pendekatan tersebut bertujuan membangun kemandirian peserta didik dalam belajar bahasa Inggris dengan memanfaatkan berbagai sumber belajar sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, Ika juga memperkenalkan SALLAgri (Self-Access Language Learning for Agriculture), sebuah media pembelajaran berbasis English for Specific Purposes yang dirancang untuk mendukung pembelajaran bahasa Inggris di sekolah vokasi bidang pertanian. Melalui pendekatan ini, siswa diharapkan mampu mengembangkan kompetensi bahasa Inggris yang relevan dengan dunia kerja.

Selain pemaparan materi, peserta diajak melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran yang selama ini diterapkan di sekolah. Guru berdiskusi mengenai berbagai tantangan pembelajaran sekaligus berbagi pengalaman dalam membangun motivasi belajar peserta didik agar menjadi pembelajar sepanjang hayat.

Materi berikutnya disampaikan oleh Getari Adyagarini, S.Pd., M.Pd., yang membahas penerapan Culturally Responsive Teaching. Menurutnya, pembelajaran yang berkualitas tidak hanya mengandalkan penggunaan teknologi, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna dengan memperhatikan karakter dan latar belakang budaya peserta didik.

“Melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching dan inovasi pembelajaran, tentu tidak hanya terbatas pada device dan technology, melainkan pada meaningful and mindful learning,” kata Getari.

Sesi terakhir diisi oleh Dr. David Imamyartha, S.Pd., M.Pd., yang memaparkan konsep Deep Learning sebagai pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman secara mendalam, kemampuan berpikir kritis, serta pembentukan budaya belajar yang positif.

“Pembelajaran mendalam atau deep learning merupakan pendekatan pembelajaran yang bermakna dan berdampak sehingga bisa mendukung terciptanya budaya positif dalam proses pembelajaran,” jelas David.

Melalui workshop ini, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNEJ berharap kolaborasi dengan SMK PPN 1 Tegalampel Bondowoso dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat profesionalisme guru, menghadirkan pembelajaran yang inovatif, serta mencetak lulusan yang adaptif dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.

Berita Terkait

Babinsa Waru Turun Tangan, Bantu Warga Bangun Kamar Mandi
Noe Letto Cicipi Kopi Endemik Bondowoso, Dorong Penguatan Ekosistem agar Tembus Pasar Dunia
Babinsa Larangan Kawal Cabai Warga, Ketahanan Pangan Makin Kuat
H. Her Hadiri JJS Soft Opening Central 88 Gold Jewelry, Borong 2KG Emas
Usung Slogan Membeli dan Berbagi, Toko Emas Central 88 Pamekasan Salurkan 100 Persen Hasil Penjualan ke Yatim dan Dhuafa
Dandim Pamekasan Hadiri Jalan Sehat Central 88 di Arek Lancor PAMEKASAN – Dandim
Disparbudpora Bondowoso Bidik Dampak Ekonomi dari 2.350 Peserta Night Run 2026
KKN INHAFI Bawean 2026, Kelompok 02, Dorong Keselamatan Jalan melalui Pemasangan Reflektor

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:06 WIB

Babinsa Waru Turun Tangan, Bantu Warga Bangun Kamar Mandi

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Noe Letto Cicipi Kopi Endemik Bondowoso, Dorong Penguatan Ekosistem agar Tembus Pasar Dunia

Senin, 31 Agustus 2026 - 05:40 WIB

Babinsa Larangan Kawal Cabai Warga, Ketahanan Pangan Makin Kuat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:06 WIB

H. Her Hadiri JJS Soft Opening Central 88 Gold Jewelry, Borong 2KG Emas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:34 WIB

Usung Slogan Membeli dan Berbagi, Toko Emas Central 88 Pamekasan Salurkan 100 Persen Hasil Penjualan ke Yatim dan Dhuafa

Berita Terbaru

Berita

Babinsa Waru Turun Tangan, Bantu Warga Bangun Kamar Mandi

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:06 WIB